Pertama Tampil di STQH XXVIII 2025, Dua Kafilah Papua Tengah Raih Peringkat 7 dan 8 Nasional
Timika,papuaglobalnews.com – Desi Purnama dan Syahrul Maulana Ismail, dua dari 13 kafilah perwakilan Provinsi Papua Tengah berhasil lolos peringkat tujuh dan delapan nasional dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hafidz (STQH) tingkat Nasional XXVIII tahun 2025 di Kendari Sulawesi Tenggara. Lomba ini telah dilaksanakan pada 9-19 Oktober 2025 lalu.
Desi Purnama berhasil meraih peringkat ke-7 nasional dengan nilai 91,50 pada Cabang Lomba Golongan Tilawah Dewasa Putri dan Syahrul Maulana Ismail mencatatkan prestasi luar biasa peringkat ke-8 nasional dengan nilai 93,25 pada Cabang Lomba Golongan 5 Juz dan Tilawah Putra.
Abdul Sakir, Wakil Sekretaris LPTQ Provinsi Papua Tengah sekaligus Admin e_MTQ Papua Tengah merasa sangat berbangga meskipun baru pertama kali tampil di tingkat nasional, Papua Tengah berhasil menembus peringkat tujuh dan delapan besar Nasional melalui dua qori dan qoriah terbaiknya.
“Harapan kami agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Bapak Gubernur untuk memberikan perhatian kepada generasi Papua yang telah mengharumkan nama Papua Tengah,” ujar Abdul kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan teleponnya, Selasa 21 Oktober 2025.
Abdul juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabpaten Mimika, Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Kabupaten Puncak yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya STQH ini.
Ia mengungkapkan dengan prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam pembinaan di tingkat kabupaten dan provinsi sehingga persiapan menuju level nasional semakin matang.
Mewakili pengurus LPTQ Papua Tengah dan LPTQ Kabupaten di Papua Tengah, Abdul mendorong para peserta dan pelatih untuk berbenah dalam hal meningkatkan pembinaan yang lebih intensif lagi dalam menghadapi MTQ Nasional tahun 2026 di Semarang.
“Alhamdulilah, kita bersyukur kedua dari 13 peserta yang mengikuti lomba ini mampu menempati rangkin 10 besar Nasional,” pungkasnya. **














