Penghimpunan ZIS BAZNAS Mimika pada Idul Fitri 1447 H Tembus Rp2 Miliar
Timika,papuaglobalnews.com – Kepercayaan masyarakat terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mimika terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari capaian penghimpunan dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Fidyah (ZIS-D) yang berhasil menembus angka Rp2 miliar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berdasarkan data resmi, total penghimpunan ZIS-D tahun ini mencapai Rp2.091.962.000. Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 49,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1446 H/2025) yang tercatat sebesar Rp1,4 miliar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mimika, H. Juma’ Aziz, melalui Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Absir Budi Hamzah, menjelaskan capaian ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
“Alhamdulillah, ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Mimika semakin baik, sekaligus hasil dari upaya sosialisasi yang terus kami lakukan,” ujarnya.
Adapun rincian penghimpunan dana umat tersebut meliputi:
Zakat Fitrah: Rp969.958.000
Zakat Mal: Rp275.597.000
Infaq dan Sedekah: Rp763.396.000
Fidyah: Rp83.011.000
Zakat beras: 87.337 kilogram
Dana tersebut dihimpun dari 13.859 muzakki (pembayar zakat) dan telah disalurkan kepada 5.270 mustahik (penerima zakat) di seluruh wilayah Kabupaten Mimika.
Dari total 90 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid, lembaga, dan instansi, sebanyak 69 UPZ telah menyampaikan laporan kepada BAZNAS.
Absir menjelaskan, laporan yang diterima mayoritas merupakan kategori off balance sheet, yakni dana yang dihimpun dan langsung disalurkan oleh UPZ di wilayah masing-masing. Sementara dana yang tercatat sebagai on balance sheet yang dihimpun melalui posko BAZNAS serta sebagian dana UPZ yang belum disalurkan mencapai sekitar Rp210 juta.
Capaian ini dinilai cukup luar biasa di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, terutama dengan kenaikan harga emas yang menjadi acuan nisab zakat mal. Secara teori, kenaikan tersebut dapat meningkatkan ambang batas wajib zakat dan berpotensi menurunkan jumlah muzakki.
Namun, kondisi di Mimika justru menunjukkan tren sebaliknya.
“Meskipun harga emas meningkat hampir dua kali lipat, penghimpunan zakat tetap naik. Ini menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran dan kepercayaan umat,” jelasnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan tata kelola zakat yang lebih baik ke depan, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Mimika dalam Indeks Zakat Nasional (IZN).
BAZNAS Mimika juga berkomitmen untuk terus mendorong UPZ yang belum aktif melaporkan kegiatannya agar segera bersinergi demi akurasi data dan penguatan ekonomi umat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakatnya. Semoga Allah melipatgandakan keberkahan bagi kita semua,” tutup H. Absir. **




































