Timika,papuaglobalnews.com  – Pemerintah Kampung (Pemkamp) Nawaripi, Distrik Wania Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Dusun bertempat di Balai Kampung Nawaripi, Senin 12 Januari 2026.

Musrenbangdus diikuti Kepala Dusun I Timotius Nawau dan Kepala Dusun III Yohanes B. Jurumara. Hadir pula para Ketua RT, anggota Bamuskam serta tokoh masyarakat Kampung Nawaripi.

Arden Temorubun, Bendahara Kampung Nawaripi mewakili Nobertus Ditubun, Kepala Kampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang bagi para RT menyampaikan berbagai usulan prioritas. Usulan tersebut nantinya dibahas dalam Musrenbang Kampung pada Rabu 14 Januari 2026 mendatang.

Arden menyebutkan, program yang diusulkan diharapkan berkepentingan langsung bagi masyarakat mengingat Dana Desa Kampung Nawaripi mengalami penurunan dan kini tersisa sekitar Rp375 juta.

Anggaran tersebut telah termasuk untuk pembiayaan sejumlah program wajib seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Ekstrim, ketahanan pangan, penanganan iklim, pelayanan kesehatan dasar (stunting), digitalisasi, koperasi merah putih, padat karya tunai dan lainnya.

“Dengan program wajib seperti ini, RT dan dusun harus memikirkan program yang benar-benar menyentuh warga. Misalnya BLT diberikan kepada mereka yang benar-benar miskin ekstrim. Bagi janda atau lansia yang masih bisa bekerja perlu dipertimbangkan. BLT diberikan bagi mereka yang tidak mampu bekerja secara fisik,” terang Arden.

Arden menambahkan, pemberian bantuan akan menyesuaikan kondisi keuangan kampung. Dengan keterbatasan anggaran, penerima BLT bisa saja berkurang hanya berkisar 10-20 orang, padahal di tiap RT terdapat banyak lansia serta mama-mama janda yang dinilai layak menerima bantuan.

Melalui Musrenbang Kampung nanti, pihaknya akan menyampaikan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Nawaripi. **