Dalam waktu dekat, pihak distrik juga akan turun langsung melakukan monitoring pelayanan publik di tiga kelurahan dan empat kampung.

“Monitoring ini bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta mengetahui berbagai kendala untuk dicarikan solusi bersama,” jelasnya.

Menurut Nataliza, pemerintah distrik, Kelurahan dan kampung merupakan ujung tombak pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan monitoring, pihaknya akan menggelar pertemuan internal bersama staf guna menyusun jadwal kunjungan ke kelurahan dan kampung. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dalam pekan ini atau pekan depan.

Untuk teknis pelaksanaan pemilihan RT-RW maupun evaluasi kepala kampung, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).

Nataliza juga menegaskan program-program positif yang telah berjalan sebelumnya, seperti kegiatan “Jumat Bersih” atau Clean Friday, akan tetap dilanjutkan dengan melibatkan pemerintah kampung, kelurahan dan masyarakat. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.