Arianus mengatakan seluruh peralatan kebersihan yang dibagikan nantinya disimpan menjadi aset kampung setelah digunakan dalam program padat karya. Peralatan tersebut dapat dimanfaatkan kembali setiap kali masyarakat melaksanakan kerja bakti, baik dalam rangka menyambut hari-hari besar keagamaan maupun peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, pembagian peralatan kerja tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat di delapan kampung yang berada di wilayah Distrik Agimuga.

Terkait bantuan tersebut, Arianus mengingatkan masyarakat dan para kepala kampung agar menjaga serta merawat seluruh fasilitas yang telah diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Kita tidak bagi untuk menjadi milik orang per orang, tetapi setelah digunakan dalam program padat karya ini akan menjadi aset kampung. Kita harap mereka menjaga dan merawatnya dengan baik,” kata Arianus.

Ia menambahkan, setelah peralatan dibagikan, masyarakat langsung bergerak membersihkan jalan utama distrik hingga area pelabuhan. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.