Bupati menyadari dalam praktik budidaya ikan air tawar masih terdapat berbagai tantangan. Salah satunya serangan hama dan penyakit yang mengakibatkan kerugian besar bagi para pembudidaya.

Sehingga dibutuhkan efisiensi dalam pemanfaatan teknologi budidaya masih perlu ditingkatkan. Penerapan teknologi bioflok menjadi salah satu solusi tepat dalam menjawab tantangan tersebut.

Menurutnya, sistem ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas, mengurangi
biaya, serta lebih ramah lingkungan.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan langkah nyata
pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan Mimika dalam
memberikan pengetahuan teknis kepada para pelaku usaha perikanan,
terutama bagi pembudidaya kecil,” katanya.

Ia berharap melalui desiminasi memberikan
pengetahuan, tetapi juga memperkuat kelembagaan agar para pelaku usaha perikanan dapat berkembang secara mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Ia berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat menyerap ilmu
dan keterampilan yang diberikan supaya dapat diterapkan
secara langsung di lapangan.

Bupati juga mengajak seluruh
pihak untuk terus berkolaborasi dan mengembangkan jaringan kerja sama
yang lebih erat, sehingga keberadaan kelembagaan semakin
kuat dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam
pembangunan sektor perikanan. **