Pembudidaya Ikan Air Tawar di Timika Dibekali Cara Memelihara Sistem Bioflok, Tangani Hama dan Penyakit Air Tawar
Timika,papuaglobalnews.com – Puluhan pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Mimika Papua Tengah dibekali cara memelihara secara sistem bioflok, penanganan hama dan penyakit air tawar.
Kegiatan yang digagas Dinas Perikanan Kabupaten Mimika selama dua hari, Selasa dan Rabu 16-17 September 2025 berlangsung di salah satu hotel di Timika.
Desiminasi Sistem Bioflok, Hama dan Penyakit Air Tawar ini dengan sub tema Pelaksanaan Fasilitasi Pembentukan dan Pengembangan Kelembagaan Budidaya Ikan Kecil.
Narasumber dalam diseminasi hari pertama tentang Kebijakan Pembangunan Perikanan Budidaya oleh Antonius Welerubun Kepala Dinas Perikanan, Budidaya Kolam Bioflok oleh Fatikhul Muharis, Hama dan Penyakit Ikan oleh Pristia Yunik Praninda dan Pemasaran Ikan Air Tawar yang Efektif dan Inovatif dibawakan oleh Feky J. Walalayo.
Hari kedua dengan materi Budidaya Nila HSRT dan Budidaya Moina oleh Dasu Rohmana dan Diagnosa Penyakit Ikan oleh Astuti.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan yang dibacakan Frans Kambu Plt. Asisten II Setda Mimika menyampaikan sektor perikanan, khususnya perikanan budidaya, merupakan salah satu potensi besar yang dimiliki di Kabupaten Mimika.
Kekayaan sumber daya alam yang melimpah, ditambah semangat membudidayakan ikan air tawar, maka masyarakat memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor penopang perekonomian daerah sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati menyadari dalam praktik budidaya ikan air tawar masih terdapat berbagai tantangan. Salah satunya serangan hama dan penyakit yang mengakibatkan kerugian besar bagi para pembudidaya.
Sehingga dibutuhkan efisiensi dalam pemanfaatan teknologi budidaya masih perlu ditingkatkan. Penerapan teknologi bioflok menjadi salah satu solusi tepat dalam menjawab tantangan tersebut.
Menurutnya, sistem ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas, mengurangi
biaya, serta lebih ramah lingkungan.
“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan langkah nyata
pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan Mimika dalam
memberikan pengetahuan teknis kepada para pelaku usaha perikanan,
terutama bagi pembudidaya kecil,” katanya.
Ia berharap melalui desiminasi memberikan
pengetahuan, tetapi juga memperkuat kelembagaan agar para pelaku usaha perikanan dapat berkembang secara mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Ia berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat menyerap ilmu
dan keterampilan yang diberikan supaya dapat diterapkan
secara langsung di lapangan.
Bupati juga mengajak seluruh
pihak untuk terus berkolaborasi dan mengembangkan jaringan kerja sama
yang lebih erat, sehingga keberadaan kelembagaan semakin
kuat dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam
pembangunan sektor perikanan. **














