Optimalkan Pelaporan Real Time, Bapenda Mimika Launching Aplikasi E-Daily Report dan SINDARA
Sementara Darius Sabon Rain dalam pemaparannya menjelaskan latar belakang masalan lahirnya inovasi ini adanya tuntutan akuntabilitas, transparansi dan efisiensi. Dimana pemerintah dituntut melaporkan kinerja yang terukur, transparan dan berorientasi hasil.
Selain itu pelaporan masih dilakukan secara manual dan lidak terintegrasi, menyebabkan tidak ada efisiensi waktu dan sumber daya.
Pimpinan sulit memantau progres pekerjaan secara real-time dan sulit mengevaluasi kinerja bawahan secara objektif dan kendala pada pengambilan keputusan.
Alasan lainnya, ketiadaan data objektif menyebabkan pembagian tugas tidak merata dan berujung pada ketidakadilan dalam pemberian reward dan punishment.
Darius juga menjelaskan dengan pengembangan sistem pelaporan kinerja harian berbasis elektronik (web/mobile) untuk mendigitalisasi proses yang ada.
Melalui inovasi dapat mengubah alur kerja pelaporan manual menjadi otomatis real-time.
Inovasi teknologi ini dapat diakses melalui browser atau perangkat plyastor seluler android.
Darius berharap aplikasi E-Daily Report kedepan dapat diterapkan di seluruh OPD di lingkup Pemkab Mimika.
Sementara aplikasi SINDARA juga merupakan terobosan peting dalam integral dan sinergitas data pelaporan retibusi daerah, yang akan mempermudah proses pengelolaan dan pemantauan sumber-sumber pendapatan staerah, khususnya terkait dengan retribusi daeran.
Dengan adanya sistem ini, diharapkan bisa tercipta satu kesatuan data yang valid terintegrasi dan dapat diakses oleh berbagai pihak yang berkepentingan.
“Sistem ini menjadi bagian dan upaya kita dalam mengoptimalkan ponerimaan daerah serta meminimalkan potensi kebocoran dan penyimpangan dalam pelaporan,” ujarnya.
Lucia Benedikcta Renyaan dalam pemaparan mengungkapkan manfaat aplikasi SINDARA bagi OPD pemungut reribusi pelaporan lebih mudah dan cepat, data tersimpan rapih dan terdokumentasi, Bagi Badan Pendapatan Daerah dapat monitoring real-time.
Selain itu seluruh data valid dan terintegrasi, bagi Pemerintah Daerah transparansi meningkat, PAD lebih optimal dan tata kelola keuangan daerah lebih optimal.
Usai peluncuran diserahkan berita acara kepada perwakilan OPD diantaranya, Dinas Perhubungan, Dina Lingkungan Hidup, Dispora, Dinas Kesehatan dan Bapenda, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Disperindag dan Dinas Perikanan sebagai instansi pengelola retribusi daerah. **














