Menuju Satu Data, Diskominfo Mimika Launching Aplikasi MAITUA
Sementara itu, Yohana Paliling dalam sambutan menyampaikan di era transformasi digital saat ini, data memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, kebijakan yang baik harus didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, dan berbasis data. Salah satu langkah strategis yang kita lakukan adalah melalui pengembangan dan peluncuran aplikasi Mimika Integrasi Satu Data (MAITUA),” ujarnya.
Ia berharap, aplikasi tersebut dapat menjadi sarana untuk mendukung integrasi data antarperangkat daerah, mengurangi perbedaan data, meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi, serta menyediakan data berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan di Kabupaten Mimika.
Yohana juga mengingatkan keberhasilan penyelenggaraan Satu Data tidak hanya ditentukan oleh tersedianya aplikasi atau teknologi, tetapi juga oleh komitmen, koordinasi, dan tanggung jawab seluruh perangkat daerah dalam menghasilkan serta mengelola data yang berkualitas.
Sejalan dengan peluncuran aplikasi tersebut, lanjutnya, Rapat Koordinasi Forum Satu Data memiliki arti penting sebagai wadah untuk memperkuat sinergi antara pembina data, walidata, walidata pendukung, dan produsen data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Melalui forum tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat menyamakan persepsi, menyepakati kebutuhan data prioritas, menerapkan standar data dan metadata, serta memperkuat interoperabilitas dan penggunaan kode referensi maupun data induk sesuai ketentuan Satu Data Indonesia.
Yohana menegaskan, setiap perangkat daerah harus memiliki komitmen untuk menyampaikan data secara tepat waktu, melakukan pemutakhiran secara berkala, serta memastikan data yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai terjadi perbedaan data antarperangkat daerah yang dapat menghambat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” tegasnya.
Kepada Diskominfo selaku perangkat daerah yang menjalankan fungsi walidata sesuai penetapan Pemerintah Kabupaten Mimika, ia meminta agar terus melakukan koordinasi, pendampingan teknis, serta pemantauan terhadap pengelolaan dan integrasi data.
Demikian pula dukungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika selaku pembina data statistik serta seluruh perangkat daerah sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral.
Dengan demikian, data yang dihasilkan tidak hanya menjadi kumpulan angka dan dokumen administrasi, tetapi benar-benar menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengevaluasi kinerja pemerintah, serta menjawab kebutuhan masyarakat Mimika.
Pada kesempatan tersebut, Yohana mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan kegiatan itu sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi dan membangun budaya kerja berbasis data.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja yang terpisah-pisah dan bergerak menuju sistem pemerintahan yang terintegrasi serta saling mendukung dalam pengelolaan data.
Peluncuran Aplikasi Maitua ini Diskominfo Mimika bekerjasama dengan PT Global Multi Media selaku penyedia jasa pembuat website. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.



