Timika,papuaglobalnews.com – Meki Fritz Nawipa Gubernur Papua Tengah mengadakan silaturahmi dengan Tim Kemenangan Meki Fritz Nawipa-Deinas Geley (MEGE) 2024-2030 pada Sabtu 13 September 2025.

Acara yang berlangsung di salah satu hotel di Timika dimulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIT dihadiri Wilhelmus Pigai, Anggota DPD RI dan seluruh Tim Pemenangan serta relawan MEGE dalam merajut kebersamaan dan membangun Papua Tengah berlangsung penuh kekeluargaan. Relawan menghadiri silaturahmi mengenakan baju kaos bertuliskan Tim MEGE Timika 2024-2030.

Acara ini semakin samarak dengan penampilan tari Sanggar Pyos yang mengisahkan tentang kehidupan masyarakat Papua wilayah pesisir dan gunung yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.

Pada momen yang sama diputarkan film dokumenter Tim MEGE. Menghangatkan suasana Vera Chalik selaku Master Ceremony memandu memekikan yel-yel.

MEGE…MEGE…MEGE disambut Terang Terus Sampai 2035 dan Sepuluh Tahun …maju…maju…maju.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian harapan oleh Tim MEGE yang dibacakan secara bergantian oleh Theresia Magai, Ronal Rahametan dan Agus Hoya selaku Ketua Tim MEGE.

Theresia Magai menyampaikan tim sangat mendukung program pendidikan gratis yang diluncurkan Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Kami berharap program ini tidak hanya dinikmati oleh OAP (Orang Asli Papua) tetapi juga Non-OAP agar semua masyarakat merasakan manfaatnya lebih khususnya di kabupaten Mimika,” harapnya.

Sementara Ronal Rahametan menyampaikan banyak masyarakat yang mengeluh sulit mengakses layanan kesehatan meskipun sudah menjadi peserta BPJS, terutama karena keterbatasan fasilitas kesehatan. Untuk itu, tim berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat mendistribusikan fasilitas kesehatan, khususnya di Kabupaten Mimika, agar pelayanan semakin maksimal.

Selain itu mengenai Papua Tengah masih menghadapi konflik yang menimbulkan korban, baik dari masyarakat sipil maupun aparat TNI-Polri.

“Kami berharap adanya upaya perdamaian di Provinsi Papua Tengah sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang, dan percepatan pembangunan dapat berjalan lebih baik,” harapnya.

Agus Hoya selaku Ketua Tim MEGE menyampaikanAgus Hoya, sebagai relawan merasa bangga seluruh perjuangan dari awal sampai berhasil mengantar MEGE menjadi orang nomor satu dan dua di Papua Tengah.

“Kami bekerja sebagai relawan tanpa menuntut bayaran tapi sukarela. Yang bergabung menjadi relawan dengan beragam profesi,” ujarnya.

“Harapan saya, Tim Mege Mimika bisa menjadi salah satu tim yang bergabung dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, misalnya dalam pelaksanaan program penanganan stunting maupun Koperasi Merah Putih,” harapnya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Gubernur Papua Tengah Meki menyerahkan uang pembinaan dan Wilhelmus Pigai sebagai penggagas lomba tentang Papua Tengah pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 menyerahkan sertifikat. Peserta lomba yang juara ini tingkat SD,SMP, SMA-SMK dan Mahasiswa.

Gubernur Meki dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim MEGE yang bekerja keras telah berjuang memenangkan dirinya dengan Deinas Geley pada Pilgub serentak pada 27 Februari 2024.

Meki mengisahkan dalam setiap pertarungan selalu yakin keluar sebagai pemenang. Karena maju Pilkada tanpa memiliki modal uang yang banyak namun selalu yakin dengan kerja-kerja keras bersama masyarakat kecil dan mengandalkan kekuatan Tuhan.

Meki menyampaikan awal memutuskan maju sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah banyak orang yang meragukan kemampuannya apakah mampu memimpin Papua Tengah atau tidak.

Atas keraguan itu kata Meki dirinya bersama Wakil Deinas Geley akan menjawab dengan kerja-kerja nyata bagi masyarakat lewat program pendidikan gratis, Kartu Sehat, rencana pembukaan akses jalan, membantu fasilitas kesehatan untuk Rumah Sakit Waa Banti. **