Timika,papuaglobalnews.com – Nenu Tabuni, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Puncak, Papua Tengah, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Puncak untuk menahan diri dan tetap berada di wilayah Puncak selama proses perdamaian konflik Kwamki Narama berlangsung.

Imbauan tersebut disampaikan Nenu Tabuni dalam konferensi pers usai rapat tertutup bersama kubu Newengalem di Pendopo Rumah Negara, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Rabu malam 7 Januari 2026.

Dalam konferensi pers tersebut, Nenu didampingi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal. Ia meminta warganya untuk sementara waktu tidak turun ke Timika guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta mencegah munculnya kembali potensi konflik.

“Untuk sementara jangan turun ke Timika. Tujuannya untuk apa? Jangan sampai kehadiran masyarakat justru mempengaruhi kembali kedua kubu yang saat ini sudah mulai siap berdamai. Kalau semua sudah damai, barulah masyarakat boleh turun ke Timika,” tegas Nenu.