LEMASKO Ingatkan Masyarakat Kamoro Jangan Halangi Tim Harmoni
Ia juga mengungkapkan adanya kekhawatiran dari LEMASKO agar persoalan Kapiraya tidak berkembang seperti yang terjadi di Nabire, di mana sumber daya alam diduga dimanfaatkan secara ilegal oleh oknum tertentu, sementara masyarakat setempat justru hidup dalam kesulitan.
Selain itu, Marianus menekankan semua pihak yang terlibat dalam persoalan Kapiraya harus memahami dan menghormati batas-batas wilayah tanah adat.
“Kami khawatir alam bisa marah jika ada klaim sepihak yang sembarangan. Jika perlu, mari lakukan sumpah adat. Kami harap semua pihak menahan diri dan memberikan ruang kepada Tim Harmoni yang telah dibentuk pemerintah untuk bekerja secara benar,” pungkasnya. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















