LEMASKO Desak Polisi Usut Pelaku Penebas Tengkuk Ronaldo Orkaipukaro di Jembatan Kilo 10 Kadun Jaya
Timika,papuaglobalnews.com – Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua I Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (LEMASKO), mendesak aparat Kepolisian Resor Mimika segera mengusut tuntas pelaku penebas tengkuk Ronaldo Orkaipukaro (26) hingga meninggal dunia di Jembatan Kilo 10, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania depan Sekolah Hidayatullah, Jumat 1 Mei 2026 pagi.
Ronaldo Orkaipukaro merupakan pemuda Kamoro asal Kampung Aikawapuka, Distrik Mimika Timur Tengah.
“Kami lembaga adat sangat marah dan mengecam keras aksi main hakim sendiri yang dilakukan pelaku terhadap korban,” tegas Marianus pada Sabtu 2 Mei 2026 malam kepada papuaglobalnews.com, merespons peristiwa sadis tersebut.
Marianus menegaskan, tindakan pelaku sangat tidak manusiawi dan tergolong biadab. Menurutnya, jika korban memiliki kesalahan dalam peristiwa tersebut, seharusnya tidak diselesaikan dengan tindakan kekerasan hingga menghilangkan nyawa, melainkan diamankan dan diserahkan kepada pihak berwenang.
“Kami orang Kamoro diajarkan cinta kasih, bukan main hakim sendiri dengan cara-cara kekerasan seperti ini. Kami marah dan mengutuk para pelaku,” tegasnya.
Ia mengajak kepada keluarga besar Kamoro serahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian untuk mengungkap dan pelakunya diproses hukum.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















