Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla foto bersama Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi pada Minggu 10 Mei 2026. (Foto -Istimewa).

 

Timika,papuaglobalnews.com –
Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) menggandeng Kampung Nawaripi untuk menyukseskan program bela negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang berlangsung sejak Sabtu 9 Mei hingga Minggu 10 Mei 2026.

Kegiatan bela negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Kabupaten Mimika menjadi bagian dari program pembinaan karakter generasi muda yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program ini bertujuan menyiapkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat bela negara yang kuat.

Kegiatan ini melibatkan para pelajar dari sejumlah sekolah di Mimika yang berlangsung di Lamal Timika. Para murid yang mengikuti kegiatan ini berasal dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 6, SMA Santa Maria, SMA Taruna, dan SMK Yapis.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla mengatakan kegiatan KKRI merupakan wadah pembinaan karakter sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan cinta tanah air kepada generasi muda.

“KKRI ini amanat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan cinta tanah air. Sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter bagi para peserta,” kata Bekti.

Selama kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan seperti pelatihan baris-berbaris, wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, hingga membangun kebersamaan antar pelajar dari berbagai latar belakang suku dan budaya.

“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak bangsa dari berbagai suku bisa saling terintegrasi, saling menyayangi, dan bersama-sama membangun bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga melibatkan Kampung Nawaripi melalui kerja sama dengan Kepala Kampung Norman Ditubun.

Danlanal juga menyebut para peserta diajak berkunjung ke Kawasan Wisata Nawaripi Mile-21 untuk mengenal alam, menikmati lingkungan sekitar, sekaligus belajar menjaga kelestarian alam dan membangun interaksi sosial antar sesama peserta.

“Kita mengenalkan mereka kepada alam, bagaimana menikmati alam sekaligus menjaganya, dan belajar berinteraksi satu dengan yang lain,” katanya.

Sementara Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Mimika, mengatakan pemerintah kampung mendukung penuh kegiatan KKRI karena dampaknya positif bagi generasi muda. Terlebih dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap lingkungan serta bangsa.

Norman berharap melalui kegiatan KKRI dapat lahir generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan, serta nilai-nilai disiplin yang kuat untuk masa depan bangsa.

“KKRI ini mampu menciptakan generasi muda yang tangguh, disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sehingga ke depan mereka mampu membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas dia. **