Timika,papuaglobalnews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Mimika sukses memfasilitasi Pertemuan Kordinasi 29 Pengurus Kabupaten (Pengkab) bersama Club selama dua minggu di Sekretariat KONI Jalan Hasanuddin.

Sekretaris Umum KONI Mimika, Simon Kasamol menjelaskan, pertemuan kordinasi Pengkab bersama Club bertujuan memastikan fungsi, tujuan dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Lewat pertemuan ini Pengkab dapat mengetahui apa saja fungsi dan peran club dan sebaliknya apa fungsi dan peran daripada Pengkab,” ujar Simon kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan teleponnya, Jumat malam 28 November 2025.

Ia menjelaskan melalui kegiatan ini KONI dapat memperoleh informasi tentang legalitas Pengkab dan club, memperoleh informasi akurat mengenai berapa banyak club  yang berada dibawah sebuah Pengkab yang sudah mengantongi SK serta terdaftar di Pengkab beserta namanya. Misalnya Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Mimika mempunyai berapa banyak club bola voli baik putra, putir, remaja dan dewasa.

Lainnya, kata Simon lewat pertemuan itu KONI memperoleh data berapa banyak jumlah atlet berprestasi dari setiap Pengkab. Dengan demikian Pengkab mempunyai inventarisir data jumlah atlet berprestasi, wasit dan pelatih.

Selain itu, KONI juga menerima data sehubungan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih, wasit dan dewan juri ke jenjang lebih tinggi.

“Kita bisa memastikan berapa orang pelatih, wasit, juri yang ada dibawah Pengkab masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan melalui pendataan yang akuntabel dapat mengetahui wasit dan pelatih berada pada level sertifikasi kabupaten, provinsi dan Nasional berapa banyak.

Ia berharap dengan selesainya pertemuan kordinasi Pengkab dengan club dapat mengetahui dimana kekurangan sarana prasarana pendukung masing-masing Pengkab yang akan digunakan dalam ivent Bupati Cup atau kegiatan lain.

Ia mencontohkan salah satu alat dalam Cabang Olahraga bela diri Taekwondo untuk menghitung angka secara otomatis pada saat melakukan tendangan atau pukulan. Alat ini berfungsi satu untuk semua dan semua untuk satu. Tanpa data yang akurat KONI sendiri tidak mengetahuinya.

Ia menambahkan dari hasil kordinasi ini semua kebutuhan Pengkab akan dirumuskan menjadi suatu usulan program kegiatan KONI kemudian dimasukan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga.

Simon menambahkan dengan dasar data hasil kordinasi ini KONI Mimika dapat memberikan bantuan dalam bentuk fasilitas pendukung club atau Pengkab sesuai apa yang diusulkan agar tepat sasaran dan memberikan penguatan kapasitas pelatih, wasit dalam mengikuti sertifikasi ke jenjang lebih tinggi.

KONI juga mempunyai peran, tugas dan tanggung jawab mengkawal atlet berprestasi dalam mengikuti kejuaraan daerah (Kejurda), Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan PON. KONI juga hanya dapat selenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Sementara berkaitan dengan Bupati Cup, Open Turnamen bukan menjadi kewenangan KONI.

Saat ini, lanjutnya, KONI terus menata manajemen Pengkab yang  menaungi club agar mengetahui Tupoksinya.

“Jangan sampai Pengkab membawa clubnya mengikuti pertandingan atau open turnamen Bupati Cup, Gubernur Cup, tapi di media menyampaikan KONI tidak ikut memberikan dukungan anggaran, sesungguhnya itu salah, karena itu bukan ranahnya KONI,” ujarnya. **