Timika,papuaglobalnews.com – Ev. Demianus Enia Magai S.Th, Ketua Biro Pemuda Klasis Kingmi dan Pieter Edoway, Ketua AMKI Mimika menyatakan mendukung terselengaranya Ret-treat Akbar Pemuda Koordinator Amungsa Kingmi yang berlangsung di Gereja Bahtera Jalan C Heatubun, Kamis 2-Sabtu 4 Oktober 2025.

Ia mengungkapkan sebagai Ketua Biro bersama segenap jajajaran selaku tuan rumah siap menyukseskan agenda akbar tersebut.

Dukungan yang diberikan tersebut sesuai semangat tema ‘Pemuda Bangkit Merebut Surga dan Bumi’ Matius 6:33.

Sebagai ketua biro induk pemuda, ia sangat berharap melalui ret-treat akbar ini pemuda mampu melahirkan ide dan gagasan yang sesuai dengan tema. Bahwa anak muda yang memiliki potensi sesuai bakat, minat dan talenta yang Tuhan berikan dapat bermanfaat untuk kemajuan gereja Kingmi di Tanah Papua.

Selain itu, ia mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Koordinator Enam Biro Amungsa yang ikut memberikan dukungan dalam melancarkan kegiatan ini.

Sementara Pieter Edoway menyatakan mendukung penuh atas dilaksanakan ret-treat akbar pemuda Koordinator Amungsa yang mengandung nilai-nila positif. Dalam ret-treat ini diisi dengan ceramah yang dibawakan oleh para senior dan intelektual guna membahas bagaimana anak muda mempesiapkan diri menghadapi masa kini dan masa depan yang penuh tantangan di era global.

Melalui kegiatan kerohanian memberikan peneguhan bagi pemuda terus bangkit menjaga nilai-nilai ajaran gereja dan moral sebagai tulang punggung gereja dan pemerintah.

Dengan demikian kata Pieter, pemuda sebagai generasi penerus perlu mendapat motivasi dan edukasi yang bagus dalam menyiapkan kader-kader berkualitas dalam mendampingi kaum remaja lainnya menjauhkan diri dari pergaulan bebas, miras, lem aibon dan narkoba.

Ia berharap pemuda harus mampu menolak dan melawan hal-hal negatif dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan bersifat positif agar bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain demi masa depan. Pergaulan bebas, penggunaan lem aibon dan narkoba merupakan jalan menuju pembunuhan karakter dan meruksa masa depan sehingga perlu dilawan.

Masa depan pemuda perlu disiapkan secara baik sebagai modal menjadi bekal calon pemimpin masa mendatang. Menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan ketika mendapat kepercayaan menduduki suatu jabatan baik di pemerintahan, gereja maupun di tengah masyarakat.

Pieter mengajak semua anak muda Koordinator Amungsa dapat memanfaatkan kesempatan ini selama tiga hari dengan baik.

Melalui program ini, sebut Pieter menjadi bagian nyata mendukung pemerintah dalam menjaga kesehatan rohani dan jasmani. Pemuda dan pemudi yang sehat secara rohani dan jasmani akan memberikan kotribusi positif dalam kemajuan pembangunan di daerah ini. Sehingga kehadiran pemuda menjadi terang dan garam serta berkat bagi dunia dan semua orang  dalam menjawab tantangan globalisasi. Terutama mengajak pemuda yang selama ini sudah jauh dari gereja untuk bangkit pulang ke jalan yang benar.

Pieter mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Departemen Pemuda se Tanah Papua yang telah memprogramkan kegiatan ini. **