Kemong Tekankan Pejabat yang Dilantik Bekerja Sungguh-sungguh, Program yang Disusun Bukan Copy Paste Sekadar Menghabiskan Anggaran
Timika,papuaglobalnews.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menekankan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik agar bekerja sungguh-sungguh dan menjalankan program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Progran yang disusun bukan hasil copy paste tahun sebelumnya hanya sekadar menghabiskam anggaran melainkan sesuai kebutuhan nyata masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kemong saat menutup Forum Perangkat Daerah (FPD) di Aula Bappeda Mimika, Jumat 27 Maret 2026.
Kemong menegaskan melalui Forum Perangkat Daerah ini menjadi momen bersama-sama membahas seluruh kegiatan dan program umtuk kepentingan masyarakat semakin terarah dalam membangun Mimika pada tahun 2027.
“Kita telah sepakat skala prioritas, yang intinya peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan ekonomi kerakyatan sehingga pemerataan pembangunan harus tercapai di kampung-kampung. Terutama infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi dari wilayah pesisir, pegunungan sesuai dengan tema pembangunan kita,” ujar Kemong.
Kemong menegaskan arah pembangunan Mimika lima tahun kedepan sesuai tema besar yakni Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kearifan Lokal dan Pemberdayaan UMKM dan Koperasi serta Percepatan Digitalisasi Pelayanan Publik.
Kemong menegaskan program yang sudah disusun bersama harus memiliki kaitan langsung dengan dokumen Rencana Strategi (Renstra) dan RPJMD yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak ingin lagi melihat program yang diambil dari tahun-tahun sebelumnya alias copy paste. Tanpa melihat dinamika perubahan yang terjadi di lapangan,” tegas Kemong.
Dalam kesempatan itu, Kemong memberikan beberapa catatan kritis bagi OPD.
Pertama, bahwa dalam pelaksanaan pembangunan harus berbasis integritas data. Pastikan bahwa berdasarkan kesepakatan dalam FPD ini semua data segera diinput dalam sistem perencanaan secara akurat.
Kedua, dalam bekerja membangun kolaborasi lintas sektor, hilangkan ego sektoral dalam bekerja.
Penanganan masalah stunting, kemiskinan ekstrem dan pendidikan, kesehatan bukan hanya menjadi tugas salah satu dinas melainkan bekerja secara kolektif.
Ia juga mengingatkan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana serta dinas teknis terkait yang menangani program serupa salah satu contoh persoalan stunting atau gizi buruk kedepan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Semua bekerja secara gotong royong melalui koordinasi satu pintu dengan membagi peranannya masing-masing.
Ia menekankan sudah saatnya OPD menyusun program dan menjalankan bukan sekadar menghabiskan uang tetapi berorientasi pada hasil dengan tujuan masyarakat harus sehat, keluar dari kemiskinan.
Ia menambahkan selain membangun kolaborasi antar OPD juga menjalin kerjasama dengan mitra-mitra non pemerintah yang memiliki pandangan, kompetensi serta visi dan misi yang sama dalam membangun Mimika kedepan semakin maju.
Kepada OPD, Kemong juga menekankan bahwa selain menjalankan program sesuai visi dan misi kepala daerah juga menjalankan Asta Cita Presiden.
“Selama dua hari telah membahas program usulan Musrenbang tingkat distrik yang ditindaklanjuti dalam Musrenbang Kabupaten untuk menjadi program tahunan, tapi program nasional wajib dijalankan. Seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, sekolah sepanjang hari (SSH) dan ketahanan pangan wajib dilaksanakan. Ini semua menjadi tugas semua OPD teknis terkait,” pesannya.
Ia juga mempersilakan kepada OPD membangun kemitraan dalam mendukung percepatan pelaksanaan program-program yang ada.
Kemong menekan hal ini secara terus menerus dengan alasan akibat dari keterlambatan OPD menjalankan kegiatan berdampak pada Bupati dan Wakil Bupati tidak mendapatkan kesempatan penilaian terbaik dari masyarakat.
Dengan pelantikan pimpinan eselon II, III dan IV yang baru di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika diharapkan mempercepat menjalankan program selanjutnya semakin baik.
Berkaitan dengan hal itu, ia berharap penggunaan anggaran dalam situasi efisiensi satu rupiahpun harus dipertanggungjawabkan dengan prinsip efektivitas mengutamakan program menyentuh kebutuhan dasar Mimika.
Kemong menegaskan dirinya bersama Bupati Mimika akan terus mendorong pimpinan OPD rutin naik ke gunung, turun ke pantai dalam menjalankan program berpihak pada masyarakat.
Kemong menyampaikan beberapa poin penegasan tersebut sebagai bentuk curahan hati dan perasaan karena selamat ini apapun yang sudah dilakukan oleh pemerintah walaupun baik namun masih saja mendapat sorotan negatif dari masyarakat.
Ia berharap dengan adanya pimpinan yang baru mulai dari kepala OPD, Bagian dan Kepala Distrik harus betul-betul bangkit bekerja keras bukan “tidur terus sepanjang hari”.
Dikatakan, Bupati dan dirinya sudah memilih para pimpinan untuk dilantik melalui sebuah proses panjang yang sangat baik berdasarkan penilaian atas kemampuan dan kompetensi yang dimiliki, sehingga bekerja dengan sungguh, meskipun dalam keputusan dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati menerima risiko disoroti habis-habisan oleh masyarakat.
“Risiko dari luar berbicara dengan berbagai cara. Tapi kami sudah putuskan bapak ibu menduduki jabatan ini, karena itu mendukung kami berdua dengan menjalankan program ini secara serius,” ujarnya. **

















