John Rettob: Sejak Indonesia Merdeka, Baru Kali Ini Menteri Koperasi Tiba di Kampung Atuka
Atuka,papuaglobalnews.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyebut kunjungan Menteri Koperasi dan UMKM, Ferry Joko Juliantono, ke Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah menjadi momen bersejarah.
Menurut John, sejak Indonesia merdeka pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, baru kali ini seorang Menteri Koperasi dan UMKM menginjakkan kaki langsung di wilayah kampung di Mimika.
Hal tersebut disampaikan saat peresmian Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Atuka, Kamis 9 April 2026.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
Di hadapan Menteri Ferry, John menjelaskan kondisi sosial dan geografis Mimika yang memiliki dua suku besar, yakni Amungme dan Kamoro, dengan salam khas masing-masing “Amolong” dan “Saipa”.
Ia juga memaparkan wilayah Mimika yang terdiri dari dataran rendah, pegunungan hingga kawasan pesisir.
Kabupaten Mimika saat ini memiliki 18 distrik, 133 kampung, dan 19 kelurahan. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 152 koperasi telah berbadan hukum, namun pembangunan gedung kantor baru terealisasi di Atuka.
“Kami sudah lama menunggu pembangunan dari Jakarta, tetapi belum terealisasi, sehingga kami membangun sendiri,” ujar John.
Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih di Atuka dapat menjadi percontohan bagi daerah lain, sekaligus mendorong keterlibatan Pemerintah Pusat dalam pembangunan koperasi di wilayah-wilayah lain di Mimika.
John juga menyampaikan luas wilayah Mimika mencapai 21.000 kilometer persegi. Jarak dari Timika ke Atuka diukur garis lurus sekitar 30 kilometer. Namun rombongan Menteri dari Timika menuju Atuka ditempuh dengan helicopter memakan waktu perjalanan hanya sekitar 10-12 menit.
Dalam kesempatan tersebut, John turut menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan acara peresmian yang dijadwalkan pukul 11.00 WIT, namun mengalami penundaan akibat miskomunikasi penggunaan helicopter, yang seharus hanya tiga kali tetapi berubahan menjadi lima kali penerbangan.
Ia berharap melalui program Koperasi Merah Putih, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan berupa anggaran maupun bantuan barang guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati juga menyebutkan mayoritas masyarakat Atuka berprofesi sebagai nelayan dengan kualitas ikan yang sangat baik. Bahkan, ia sempat mengajak menteri untuk menikmati aktivitas memancing di wilayah tersebut.
“Ikan-ikan di sini bagus-bagus. Ada ikan purba yang panjangnya 8-10 meter, setelah ditangkap dilepas kembali karena takut makan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian KMP di Atuka menjadi momen penting karena Menteri Koperasi dan UMKM turun langsung ke kampung.
Yogi menjelaskan, pemerintah daerah telah mendukung program ini dengan membangun gudang penyimpanan barang serta rumah bagi petugas pendamping koperasi, sesuai arahan kementerian.
Ia juga menegaskan kehadiran KMP di Atuka diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah Indonesia Timur, sekaligus bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi desa berbasis kerakyatan.
Secara keseluruhan, Yogi melaporkan terdapat 152 KMP yang tersebar di 18 distrik di Mimika sudah memiliki badan hukum lengkap. Selain itu, terdapat sekitar 300 koperasi umum, sehingga total koperasi di Mimika mencapai 452 unit.
“Dengan keberadaan koperasi ini, kami berharap mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dasar hukum pembentukan KMP mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, sebagai bagian dari program strategis nasional.
Gedung Koperasi Merah Putih di Atuka sendiri dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi bagian dari program 100 hari kerja kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Mewakili Dinas Koperasi dan UMKM serta seluruh OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika, Yogi mengucapkan selamat datang kepada Menkop UMKM Ferry di Kabupaten Mimika. Kedatangan Menteri Koperasi dan UMKM bersama rombongan merupakan suatu kehormatan besar bagi Mimika.
Peresmian KMP ini menjadi momen sejarah yang tidak dapat dilupakan oleh masyarakat pesisir dan gunung. Karena program Presiden Prabowo Subianto yang mulia ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah-tengah desa atau kampung/kelurahan yang berlandaskan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di negeri ini.
“Kami sangat antusias dan menyambut baik, karena kami percaya bahwa koperasi memiliki potensi besar. Guru perekonomian rakyat yang mampu dan mendorong dalam menciptakan peningkatan ekonomi yang nyata,” ujar Yogi.
Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, serta pimpinan OPD Mimika dan masyarakat. **



























