Timika,papuaglobalnews.com – Harga daging babi segar yang dijual oleh pedagang di Pasar Sentral, Kelurahan Pasar Sentral Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika kini turun Rp150-140 ribu perkilo.

Berdasarkan penjelasan para pedagang daging babi kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Mimika dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) pada Selasa 16 Desember 2025, bahwa harganya pasca wabah african swine fever (ASF) awalnya Rp250 ribu perkilo turun menjadi Rp200 ribu. Namun seiring perjalanan waktu jumlah ternak semakin banyak harganya terus mengalami penurunan menjadi Rp170 ribu per kilo. Saat ini kembali turun Rp150 ribu untuk pagi hari dan sore Rp140 ribu per kilo.

Pedagang menjelaskan alasan harga daging babi turun mengikuti harga babi hidup usia empat-lima bulan semula Rp9-10 juta kini peternak menjual Rp5 juta perekor dengan bobot berat 50-an kilo.

Selain Sidak harga daging babi, TPID juga memantau harga bumbu dapur.

Dalam Sidak tersebut, diketahui cabai rawit lokal segar naik tembus Rp110 ribu perkilo. Harga ini sangat berbeda jauh dengan cabai kiriman luar daerah dibendrol Rp70 ribu perkilo. Mahalnya cabai lokal tersebut para pedagang beralasan selain persediaan terbatas dan secara kualitasi lebih bertahan lama.

Bumbu dapur bawang merah di tingkat distributor perkilo Rp55 ribu dan bawang putih Rp50 ribu perkilo. Kentang 25 ribu per kilo, wortel 26 ribu perkilo, telur ayam ras lokal Rp75 ribu per rak, tomat Ambon Rp25 ribu per kilo, ketimun Rp4 ribu per kilo, kol bersih Rp15 ribu perkilo atau Rp230 ribu per karung untuk 20 kilo.

Paprika Rp110 ribu perkilo, anggur merah Rp80 ribu perkilo, anggur hijau Rp100 ribu perkilo, semangka Rp18 ribu perkilo.

Telur puyuh permika Rp20 ribu, kunyit Rp30 ribu perkilo, jahe Rp50 ribu perkilo, jeruk nipis Rp35 ribu perkilo dan salada Rp70 ribu perkilo serta jeruk manis Rp30 ribu perkilo.

Semenntara di tangan pengecer jeruk lokal Rp40 ribu perkilo, bawang merah Rp60 ribu perkilo, bawang putih Rp50 ribu perkilo, terong lokal Rp10 ribu perkilo, labu kuning lokal Rp15 ribu perkilo dan sayur kangkung dua lima ribu.

Menurut pihak distributor untuk saat ini harga masih terpantau normal belum mengalami kenaikan yang signifikan, kecuali cabai lokal karena persediaan dari petani terbatas dan lebih tahan lama. **