Hampir Sebulan Penerbangan ke Kampung Baluni Arwanop Berhenti, Obeth : Masyarakat Kesulitan Mendapat Bama
“Jangan biarkan masalah ini berlama-lama. Kalau ada masalah diselesaikan dan hadapi. Kalau tidak selesaikan kami pertanyakan apa di balik itu?” katanya.
Obeth mengungkapkan masyarakat sangat membutuhkan kehadiran transportasi udara sebagai urat nadi memperlancar arus distribusi barang maupun manusia dari kampung ke Kota Timika.
Kondisi berhentinya pelayanan penerbangan ini sebut Obeth, tidak hanya dialami masyarakat di Lapter Baluni Arwanop saja tetapi termasuk Alama, Jila, dan Tsinga.
Sementara Elcardobe Sapakoly, Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika ketika dihubungi papuaglobalnews.com untuk mengkonfirmasi terkait hal ini hingga berita dipublis belum direspons. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















