H-2 Pesparani II Papua Tengah: Matangkan Persiapan, Panitia Selenggarakan Gladi Kotor
Timika,papuaglobalnews.com – H-2 menuju puncak pelaksanaan Pesparani II Provinsi Papua Tengah, panitia terus bekerja keras mematangkan persiapan dengan menyelenggarakan gladi kotor di tempat open ceremony GOR Futsal Jalan Poros SP5, Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, Minggu 30 November 2025.
Dalam gladi kotor ini terlihat anggota koor gabungan dari empat paroki yakni Paroki Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Paroki Santo Stefanus Sempan, Paroki Santa Sisilia SP2 dan Paroki Santo Petrus SP3 serta misdinar mengadakan latihan.
Seksi acara juga mengadakan latihan devile untuk lima kontingen dari lima kabupaten, dengan urutan Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Mimika. Lainnya tim Paskibra binaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Mimika juga melaksanakan latihan pengibaran bendera petaka Pesparani.
Sementara seksi panggung dan dekorasi masih terus bekerja memasang lampu, saund sistem dan perlengkapan lainnya.
Emenuel Kemong, Ketua Panitia Pesparani II melalui Petrus Kanisius Makda, Sekretaris Umum Panitia menjelaskan gladi kotor ini diikuti lima kabupaten peserta lomba dengan 13 kategori.
Pice mengemukakan gladi kotor ini dengan tujuan setiap kontingen dapat mengetahui di mana posisi duduk dan posisi mengikuti open ceremony dalam devile.
Pice mengakui meskipun baru pertama kali gladi semua panitia dan peserta berjalan lancar walaupun Mimika dan Nabire belum hadir.
“Hari ini kita gladi kotor dan besok H-1 kita gladi bersih dengan semua peserta harus sudah hadir tanpa diwakilkan agar dapat tahu posisi tempatnya masing-masing. Karena gladi bersih sama dengan hari H,” ujar Pice disela-sela gladi kotor.
Pice juga mengakui untuk tim Kabupaten Nabire sesuai hasil koordinasi terakhir mereka akan tiba besok, Senin 1 Desember 2025.
Ia menjelaskan untuk akomodasi secara keseluruhan aman dan khusus untuk Nabire akan menempati Ruko Maria Bintang Laut milik Keuskupan Timika di Jalan Poros SP5 dekat lokasi open Ceremony.
Pece menegaskan dalam kegiatan ini panitia sudah sangat siap menyukseskan agenda besar dalam memuji dan memuliakan nama Tuhan. Persiapan saat ini sudah 90 persen tinggal 10 persen finising pada gladi bersih.
Karena semua panitia benar-benar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang sudah diberikan.
Ia menambahkan acara ini terbuka untuk masyarakat terutama umat Katolik di lima dekenat. Namun letak geografis yang sulit dan jauh sehingga dapat dijangkau hanya lima paroki wilayah kota.
“Kita buka untuk umum tapi saat datang nonton tetap ikut protokol panitia, agar suasana dapat berjalan lancar dan aman,” katanya.
Sementara Nus Dari selaku LO Seksi Liturgi menyampaikan perayaan pembukaan Pesparani akan dipimpin oleh Sekjen Keuskupan Timika RP. Madya, SCJ mengingat Uskup Timika Mgr. Bernadus Bofitwos Baru sudah mempunyai agenda lain. Panitia juga sudah berusaha untuk meminta Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius You namun juga sudah ada agenda. Sementara Uskup Asmat dan Merauke alasan usia sudah sepuh.
Nus mengungkapkan RP. Madya sudah menyatakan kesiapannya untuk merayakan misa pada open ceremony yang diperkirakan akan didampingi kurang lebih 50 imam di wilayah Keuskupan Timika. Jumlah ini sesuai dengan ketersedaan kasula. **




































