Timika,papuaglobalnews.com – Menjelang H-12 pembukaan awal puasa bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada tanggal 17 atau 18 Februari 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Sentral masih terpantau normal, Jumat 6 Februari 2026. Meskipun masih terpantau normal namun untuk jenis bumbu dapur bawang merah asal Bima yang belum dibersihkan ditingkat pedagang kecil tembus Rp65 ribu per kilo.

Pantauan media papuaglobalnews.com di lokasi  hari ini menunjukan bahwa harga bumbu dampur cabai kriting lokal Rp35 ribu perkilo, cabai rawit lokal Rp40 dan yang masih segar naik lima ribu atau 45 ribu per kilo. Bawang merah Rp55 ribu per kilo, bawang putih Rp45 ribu per kilo dan  mbobai Rp40 ribu per kilo.

Selain itu, tomat lokal Rp35 ribu perkilo dan tomat kiriman asal Sorong Rp30 ribu per kilo.

Jahe Rp65 ribu perkilo, jeruk nipis Rp28 ribu perkilo dan kentang Rp20 ribu per kilo serta terung Rp10 per kilo. Kangkung masih berkisar Rp5 ribu perikat dan labu kuning Rp10 ribu per kilo.

Sementara harga bawang merah bersih asal Surabaya di tangan distributor dilepas Rp50 ribu per kilo. Namun dibeli dalam jumlah banyak turun menjadi Rp45 ribu per kilo. Bawang putih bersih Rp45 ribu per kilo dan yang belum dibersihkan Rp35 ribu perkilo.

Anang, salah satu distributor sayur dan bumbu dapur di Pasar Sentral menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam beberapa  hari kedepan dirinya akan kembali membongkar stok bawang merah di Pelabuhan Pomako sebanyak  lima ton, bawang putih tiga ton serta wortel tiga ton.

Anang mengungkapkan harga kebutuhan dapur terutama bumbu selalu fluktuatif tergantung musim panen para petani dan persediaan. Persidaan banyak dapat mengendalikan harga namun stoknya terbatas daripada kebutuhan secara otomatis harganya meningkat.

Ia mengungkapkan saat ini khusus harga cabai lokal lagi normal dikisaran Rp40 dan Rp45 ribu per kilo karena masuk musim panen. **