DTPHP Mimika Dampingi Masyarakat Tani di Tiga Distrik Selama Tiga Bulan
Bernard mengakui selama menjalankan program ini petugas tetap tinggal bersama petani selama tiga bulan hingga panen.
Program serupa ini juga sudah dijalan tahun anggaran 2025 lalu di Distrik Mimika Barat Jauh dan Distrik Tembapura.
Selain bantuan bibit pangan dan hortikultura, Bernard menyebutkan DTPHP juga bagikan peralatan kerja seperti parang, skop dan hand sprayer yang digunakan untuk menyemprot pupuk cair seperti pupuk organik cair dan pestisida.
Ia berharap adanya sekolah lapang pertanian ini masyarakat semakin giat berkebun, memanfaatkan halaman atau pekarangan rumah untuk tanam tanaman hortikultura dengan tujuan masyarakat tidak kekurangan pasokan kebutuhan pangan keluarga.
Menurutnya, dengah hasil kebun yang baik selain dimakan sendiri untuk kebutuhan keluarga dapat juga dijual kepada masyarakat lain sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















