Delapan Pemuda Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan
“Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua area sekitar operasi Freeport. Saat ini telah bersiap anak-anak muda pesisir untuk pelatihan tahap kedua dan semuanya tidak dipungut biaya. Mereka datang, belajar, praktik lapangan, hingga siap kerja,” katan Nathan.
Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce Muka mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini sekaligus menyampaikan rasa bangga terhadap capaian delapan pemuda dari kampungnya.
“Terima kasih atas pelatihan intensif dan kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga mereka semakin percaya diri, memperoleh pekerjaan, dan terus mendapatkan perhatian sehingga dapat meraih keberhasilan,” ujar Paulus.
Ia berharap pemuda-pemudi di pesisir Mimika dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya sehingga mereka dapat bekerja di lingkungan selain industri pertambangan secara profesional. IPN adalah lembaga pelatihan kerja yang didirikan PT Freeport Indonesia. IPN merupakan bagian dari investasi sosial perusahaan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih kompetitif dan siap kerja.
Ada dua program pelatihan kerja di IPN yakni Pelatihan Non Teknis dan Pelatihan Teknis. Untuk pelatihan teknis terdapat jurusan mekanik alat berat, pengelasan, electrician, mekanik pabrik, operator pabrik, operator alat berat, pekerja tambang bawah tanah. Untuk Pelatihan Non Teknis baru dimulai tahun 2026 yaitu pelatihan hospitality yang berfokus pada pengembangan keterampilan layanan untuk mendukung operasional perhotelan, katering dan fasilitas akomodasi khususnya di lingkungan perusahaan dan industri pendukungnya. **








