Dari Rakesda II Papua Tengah: Reynold Paparkan Satu Juta Warga Mimika Tes Malaria
Selain itu, Reynold menyebutkan total sarana kesehatan di Mimika lebih dari 208 didukung dengan tenaga kesehatan lebih dari 3000 yang semuanya teregistrasi secara online sesuai dicanangkan Kementerian Kesehatan terpadu dengan pelayanan publik.
Reynold juga menyampaikan Mimika daerah dengan kasus malaria tertinggi. Berdasarkan data, saat ini hampir satu juta orang melakukan tes malaria dengan prevalensi sudah turun 18,2 persen pada Minggu 9 November 2025 dari 41 persen pada tahun 2020.
Selain malaria, Reynold juga melaporkan Mimika baru saja melewati peningkatan kasus campak namun dapat dikendalikan.
“Mimika memiliki beban kesehatan cukup tinggi. Namun kami sangat senang kepala daerah Gubernur dan Bupati sangat respon mendiskusikan bagaimana Dinkes, RSUD dan pihak swasta berkolaborasi dalam pengendalian dengan saling rujuk merujuk pasien,” katanya.
Ia mengungkapkan meskipun isu keamanan masih menjadi salah satu tantangan tetapi dalam pelayanan terjadi transformasi menerapkan pelayanan sistem digital.
Selain itu, Reynold melaporkan Cek Kesehatan Gratis Sekolah (CKGS) untuk wilayah Papua Tengah dari target 24 ribu, Mimika sudah melayani 18.606 siswa-siswi. Sedangkan untuk CKG Umum sudah berkontribusi dalam pelayanan sekitar 61 persen atau sekitar 14 ribu orang terlayani.
Sasaran CKGS ini siswa-siswi Sekolah Rakyat, calon tenaga kerja Orang Asli Papua, para pekerja sosial berisiko, calon jamaah haji atau wisata rohani dan PNS. Target yang dicapai kurang lebih 10 ribu jiwa.
Mimika juga melakukan pelayanan terintegrasi dengan BPJS Kesehatan di Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit agar masyarakat semakin merasa mudah mendapatkan layanan kesehatan.
Ia menambahkan Mimika saat ini dengan tagline ‘Mimika Rumah Kita’. Sebagai penghuni rumah harus mempunyai kewajiban untuk menjaga agar tetap aman, bersih dan sehat. **














