Timika,papuaglobalnews.com – Komandan Lanud Yohanis Kapiyau (YKu) Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti didampingi Ketua PIA AG Cab.4/D.III Lanud YKu Ny. Rika AE. Rangkuti melaksanakan panen padi gogo dan  padi ketan hitam serta kangkung Kelompok Tani Mandiri binaan Dispotdirga Lanud Yohanis Kapiyau di Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis 5 Juni 2025.

Panen padi dan kangkung ini sebagai bentuk komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional.

Padi jenis gogo dan ketan hitam ini ditanam diatas lahan seluas 150 x 50 meter milik Kanisius yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri. Kelompok Tani Mandiri ini diketuai Mama Lies beranggotakan masyarakat Suku Kamoro.

Setelah panen pada, Danlanud melanjutkan panen Kangkung di lahan seluas 15 x 8 meter milik Suparjo.

Selama proses pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan hingga panen kelompok tani mendapat pendampingan langsung dari Babinpotdirga Lanud Yohanis Kapiyau, Serka Kasimirus Anitu.

Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti dalam sambutan mengemukakan melalui panen padi dan kangkung ini ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam tugas-tugas pertahanan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan rakyat, salah satunya melalui ketahanan pangan.

Program ini kata Danlanud, sejalan dengan agenda Pemerintah Pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya di Papua.

Penanaman padi dan kangkung menjadi salah satu upaya strategis untuk memanfaatkan potensi lokal di lahan masyarakat secara optimal untuk ketercukupan kebutuhan gizi masyarakat.

“Kegiatan panen ini bukan hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian di wilayah Binaan Lanud. Tetapi juga wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun kemandirian pangan di wilayah Papua, khusus Timika,” katanya.

Ia mengungkapkan melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan, Lanud Yohanis Kapiyau terus menegaskan perannya sebagai bagian dari kekuatan negara yang tidak hanya menjaga langit, tetapi juga menumbuhkan harapan dari bumi Papua untuk Nusantara. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.