Ia menjelaskan upaya ini akan dimulai dari tingkat kampung, suku hingga daerah dengan satu tujuan memastikan bahwa peran dan fungsi adat dapat kembali berjalan optimal.

Konferensi ini juga lanjutnya, bertujuan untuk mempertegas pernyataan yang telah disampaikan oleh Ketua DAP wilayah Meepago pada tanggal 7-8 April 2026 di Jayapura dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat adat.

Diharapkan, melalui konferensi ini, akan lahir keputusan-keputusan penting yang dapat menjadi landasan bagi pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di seluruh wilayah Meepago. **