Ia menjelaskan upaya ini akan dimulai dari tingkat kampung, suku hingga daerah dengan satu tujuan memastikan bahwa peran dan fungsi adat dapat kembali berjalan optimal.

Konferensi ini juga lanjutnya, bertujuan untuk mempertegas pernyataan yang telah disampaikan oleh Ketua DAP wilayah Meepago pada tanggal 7-8 April 2026 di Jayapura dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat adat.

Diharapkan, melalui konferensi ini, akan lahir keputusan-keputusan penting yang dapat menjadi landasan bagi pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di seluruh wilayah Meepago. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.