Timika,papuaglobalnews.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah dalam master plan pembangunan daerah menetapkan Distrik Kwamki Narama sebagai salah satu kawasan yang akan dibangun dan dikembangkan menjadi pusat pariwisata baru.

Hal tersebut disampaikan Johannes Rettob, Bupati Mimika saat konferensi pers di Pendopo Rumah Negara, usai pertemuan tertutup upaya perdamaian dengan kubu Newengalem, Rabu malam 7 Januari 2026.

“Kita sudah menetapkan dalam master plan bahwa Distrik Kwamki Narama akan dibangun sebagai pusat pariwisata,” ujar John.

Menurut John, pengembangan Kwamki Narama harus dilakukan secara terbuka dan inklusif dengan mengedepankan keberagaman, sehingga masyarakat dari luar dapat berkunjung tanpa rasa takut.

“Wilayah ini harus terbuka dengan keberagamannya. Orang harus merasa aman dan nyaman datang ke sana,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya difokuskan pada sektor pariwisata, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Mimika.

“Siapa tahu ke depan kita bisa bangun mal di sana. Karena wilayah itu akan kita buka sebagai pusat ekonomi baru,” jelasnya.

John berharap, dengan pembangunan yang terencana, Distrik Kwamki Narama dapat menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat sebagai daerah rawan konflik.

“Dengan pembangunan ini, kita ingin menghapus stigma sebagai wilayah merah dan menciptakan wajah baru Kwamki Narama sebagai kawasan yang maju dan terbuka,” pungkasnya. **