BMKG Nabire Keluarkan Prediksi Potensi Banjir di Papua Tengah Periode Januari–Maret 2026
Nabire,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire keluarkan prediksi daerah potensi banjir Provinsi Papua Tengah untuk periode Januari hingga Maret 2026. Prediksi ini sebagai bentuk peringatan dini guna meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan peta dan tabel prediksi yang diterbitkan BMKG tertanggal 15 Desember 2025, bahwa sejumlah kabupaten di Papua Tengah diperkirakan mengalami potensi banjir dengan kategori menengah hingga tinggi, terutama pada puncak musim hujan.
Potensi banjir Januari 2026
Pada periode Januari 2026, BMKG mencatat tidak terdapat wilayah dengan potensi banjir kategori tinggi. Namun, beberapa daerah berada pada kategori menengah dan rendah.
Wilayah dengan potensi menengah meliputi Kabupaten Deiyai di Distrik Bowobado, Kapiraya, dan Tigi Barat.
Kabupaten Dogiyai di Distrik Dogiyai, Kamu Selatan, Mapia Barat, dan Mapia Tengah.
Kabupaten Intan Jaya di Distrik Sugapa dan Ugimba.
Kabupaten Mimika di Distrik Amar, Iwaka, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Baru, Mimika Tengah, Mimika Timur, Mimika Timur Jauh, Tembagapura, dan Wania.
Kabupaten Nabire di Distrik Dipa, Makimi, Nabire, Nabire Barat, Teluk Kimi, Teluk Umar, Uwapa, Wanggar, Yaro, dan Yaur.
Kabupaten Paniai di Distrik Aweida, Baya Biru, Bibida, Bogabaida, Dogomo, Dumadama, Fajar Timur, Paniai Timur, dan Youtadi.
Sementara potensi rendah tercatat di beberapa distrik pada kabupaten yang sama, termasuk sebagian wilayah Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Paniai.
Potensi banjir Februari 2026
Memasuki Februari 2026, potensi banjir di Papua Tengah meningkat pada kategori menengah, meski masih belum tercatat wilayah dengan kategori tinggi.
Daerah dengan potensi menengah antara lain Kabupaten Deiyai di Distrik Bowobado, Kapiraya, Tigi Barat.
Dogiyai di Distrik Dogiyai, Kamu, Kamu Selatan, Mapia, Mapia Barat, dan Mapia Tengah.
Intan Jaya di Distrik Sugapa dan Ugimba.
Sedangkan potensi rendah terjadi di Deiyai di Distrik Kapiraya.
Dogiyai Distrik Dogiyai, Kamu Selatan, Mapia Barat, dan Mapia Tengah.
Mimika di Distrik Amar, Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, dan Mimika Baru.
BMKG juga mencatat potensi banjir dengan tingkat rendah hingga menengah di wilayah Nabire dan Paniai, mencakup sebagian besar distrik rawan genangan dan luapan sungai.
Potensi banjir Maret 2026
Pada periode Maret 2026, BMKG memperingatkan adanya peningkatan signifikan, dengan kategori potensi banjir tinggi tercatat di Kabupaten Mimika di wilayah Distrik Iwaka, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Mimika Baru, Tembagapura, dan Wania.
Sementara potensi menengah terdapat di Kabupaten Deiyai di Distrik Bowobado, Kapiraya, dan Tigi Barat.
Adapun potensi rendah tercatat di Kabupaten Deiyai di Distrik Kapiraya dan Tigi Barat.
Sehubungan dengan potensi tenomena ala mini, BMKG Nabire mengimbau pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat di wilayah rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan tinggi, memantau informasi cuaca dan peringatan dini BMKG secara berkala, menyiapkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, khususnya di daerah aliran sungai (DAS) dan wilayah dataran rendah.
Seluruh dokumen prediksi ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara, sehingga keabsahan data dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
BMKG menegaskan bahwa prediksi ini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan iklim di wilayah Papua Tengah. **














