Bapanas Salurkan 4,71 Ton Beras untuk Masyarakat Distrik Agimuga
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Timika menyalurkan 4,71 ton beras dalam program bantuan pangan untuk masyarakat delapan kampung di Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika Papua Tengah untuk periode Juli, Agustus dan September 2026.
Plt. Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame menjelaskan bantuan pangan itu telah diserahkan secara langsung oleh pihak Bulog Timika kepada dirinya bersama perwakilan delapan kampung di Pelabuhan Pomako pada Rabu 2 September 2026.
“Kemarin setelah penyerahan langsung jalan. Namun karena ombak dan angin kencang mereka balik lagi berlabuh di Pomako. Tadi pagi-pagi mereka berangkat ke Agimuga dengan jonson,” jelas Arianus kepada papuaglobalnews.com di Timika, pada Kamis 3 September 2026.
Ia mengakui bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat delapan kampung di Agimuga mengingat hampir tiga bulan lebih mengalami elnino kekeringan berdampak pada kekurangan persediaan pangan lokal karena banyak yang mati, sedangkan untuk menamam bibit baru juga susah karena belum ada hujan.
Ia berharap dengan hadirnya bantuan pangan jatah tiga bulan ini memberikan manfaat untuk masyarat.
Arianus juga mengakui telah menyurati Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Mimika meminta bantuan pangan namun hingga saat ini belum ada respons dari kedua OPD tersebut.
“Kita tetap berharap dan menunggu jawaban dari kedua OPD ini. Kita tetap bangun koordinasi. Karena memang di sana masyarakat kesulitan dapat pangan, karena dilanda kekeringan,” tuturnya.
Ia menambahkan bantuan yang ada langsung dibagikan kepada setiap kampung saat singgah di Pelabuhan Fakafuku, Fanamo dan Kiliarma tanpa singgah di Kantor Distrik lagi agar memudahkan masyarakat untuk mengambilnya.
“Jumlah masyarakat Agimuga cukup banyak sehingga setiap Kepala Keluarga (KK) hanya mendapatkan jatah 10 kilogram,” katanya.
Bantuan yang dialokasikan pemerintah ini, Arianus menilai sangat tepat sasaran menjawabi kebutuhan ditengah situasi kekeringan dialami masyarakat.
Selain itu, Arianus menegaskan khusus masyarakat Agimuga yang kini turun tinggal di Kota Timika tidak akan mendapat jatah bantuan beras tersebut, karena bantuan yang ada lebih diutamakan mereka yang tetap hidup dan tinggal di Agimuga. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















