Kapiraya,papuaglobalnews.com – Pemerintah Distrik (Pemdis) Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sukses melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Distrik Mimika Barat Tengah tersebut dimulai pukul 10.00 WIT. Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Sem Naroba, S.E., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Sersan Masa, Danpos Ramil Kapiraya, Kodim 1710/Mimika.

Perwira Upacara dijabat oleh Briptu Darmawan Saputra, BA Polsek Mimika Barat.

Sementara itu, teks Proklamasi dibacakan Natalis Koari selaku Kepala Kampung Uta. Teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dibacakan oleh Agustinus Uramata, Ketua Bamuskam Akar. Naskah Pancasila dibacakan oleh Songle, S.T., sedangkan yang bertindak sebagai protokol Yosoa Yeuyanan selaku PLKB Pemula.

Dalam pengibaran bendera, petugas pembawa baki atas nama Titania Aurelia Rahangirit, pengibar satu Fredinando S. Kamoroko dan pengibar dua Frantus Antonius Yulion Kabarubun.

Sementara petugas penurunan bendera pembawa baki oleh Sevany De Gloria Rahangirit. Penurun satu Laurensius Don Bosco Umiripare dan penurun dua Anakletus Finsensius Itukomako.

Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Sem Naroba, menjelaskan enam anggota Paskibra tersebut terdiri dari dua laki-laki dan empat perempuan. Seluruhnya diambil dari Kampung Mupuruka karena kampung-kampung lainnya berada cukup jauh dari ibu kota distrik sehingga menyulitkan proses latihan.

Pelatihan Paskibra yakni Bripka Ahsan, Kanit Reskrim Polsek Mimika Barat bersama Pratu Rizal selaku Babinsa Ramil Kapiraya.

Sem Naroba menjelaskan, pelaksanaan upacara pengibaran bendera baru dimulai pukul 10.00 WIT karena harus menunggu seluruh masyarakat dari sembilan kampung tiba di lokasi.

Menurutnya, pelaksanaan upacara sejak awal hingga akhir berlangsung khidmat, lancar dan sukses. Namun, saat memasuki doa penutup, hujan lebat turun. Meski demikian, seluruh peserta dan masyarakat yang hadir tetap berada di tempat hingga rangkaian upacara selesai.

Usai upacara pengibaran bendera, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Sebagian masyarakat kemudian berteduh di kamp-kamp yang telah dibangun di sekitar Pantai Tanjung Kampung Uta untuk beristirahat sejenak.

Pada pukul 16.00 WIT, masyarakat kembali tiba di lapangan untuk mengikuti upacara penurunan bendera yang dilaksanakan pukul 17.00 WIT.

Masyarakat dari sembilan kampung, yakni Kampung Pronggo, Kipia, Mapar, Akar, Kapiraya, Uta, Mupuruka dan Wumuka, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan lancar.

Pada upacara ini selain dihadiri masyarakat Sembilan kampung juga ada barisan TP-PKK Distrik, Korpri Pemerintah Distrik, Puskesmas, TNI dan Polri.

 Ona Hetharua “Puaskan” Masyarakat MBT

Usai upacara penurunan bendera, kegiatan dilanjutkan dengan acara hiburan yang menghadirkan artis Ona Hetharua.

Dalam kesempatan tersebut, Ona Hetharua membawakan empat lagu pada awal penampilan dan empat lagu pada malam hari sesuai dengan kesepakatan awal bersama panitia.

Kehadiran Ona Hetharua yang baru pertama kali tampil di Mimika Barat Tengah tersebut ternyata mendapat sambutan dan antusiasme tinggi dari masyarakat.