Melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar, Ona kemudian menambah lima lagu lagi dari kesepakatan awal dengan panitia sebanyak delapan lagu. Dengan tambahan tersebut, total sebanyak 14 lagu dilantunkan Ona Hetharua untuk menghibur masyarakat.

Ona Hetharua mempersembahkan suara emasnya hingga sekitar pukul 22.00 WIT. Setelah acara hiburan selesai, Ona beristirahat dan pada Selasa pagi, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 05.00 WIT, bersiap kembali menuju Pomako, Timika.

 Sem Naroba: HUT RI Jadi Perekat Kebersamaan

Sem Naroba dalam sambutan pada upacara  menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menghibur masyarakat Distrik Mimika Barat Tengah.

Ia juga mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, limpahan rahmat dan kasih-Nya sehingga pada hari bersejarah tersebut seluruh masyarakat dapat berkumpul untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam keadaan sehat walafiat.

“Atas nama Pemerintah Distrik Mimika Barat Tengah, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, pemuda dan seluruh warga masyarakat. Terima kasih telah bekerja sama dan bergotong royong menyelenggarakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-81,” ujar Sem.

Ia mengatakan, tahun ini bangsa Indonesia memperingati 81 tahun perjalanan kemerdekaan dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan yang sangat kuat bahwa kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang mampu berdiri tegak, menentukan arah pembangunan sendiri serta memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Distrik Mimika Barat Tengah.

Melalui peringatan itu, Sem mengharapkan nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan serta semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dengan taruhan nyawa harus terus dikenang dan menjadi teladan bagi seluruh masyarakat.

“Semangat pengorbanan ini harus terus kita jaga dan lestarikan,” pesannya.

Sem juga mengingatkan semangat gotong royong dan persatuan juga perlu ditingkatkatkan.

Menurutnya, persatuan antarkampung menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Sebagai contoh, beberapa bulan lalu terjadi konflik besar di wilayah kita. Namun berkat semangat gotong royong dan kebersamaan antarkampung yang saling bersatu menjaga keamanan, hingga saat ini wilayah kita tetap aman, damai dan warga tidak lagi merasa takut,” ungkapnya.

Sem mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung pembangunan baik di tingkat distrik maupun kampung.

“Harapan ke depan, jadikanlah momen HUT RI ke-81 ini sebagai perekat kebersamaan. Tingkatkan terus pelayanan kepada masyarakat dan kokohkanlah persaudaraan antarwarga demi kemajuan kita bersama,” pesannya.

Sem mengajak seluruh masyarakat Distrik Mimika Barat Tengah untuk terus menjaga semangat kemerdekaan. **

Peserta upacara :

  1. Kampung Wakia
  2. Kampung Kapiraya
  3. Kampung Uta
  4. Kampung Mupuruka
  5. Kampung Wumuka
  6. Kampung Kipia
  7. Kampung Akar
  8. Kampung Mapar
  9. Kampung Pronggo
  10. Puskesmas Wakia
  11. Puskemas Mapar
  12. SD Inpres Uta 1 (Guru Dan Murid)
  13. SD YPPK Mupuruka (Guru Dan Murid)
  14. SMP N Uta (Guru Dan Murid)
  15. Perwakilan Linmas Se Distrik Mimika Barat Tengah.
  16. Distrik Mimika Barat Tengah
  17. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
  18. TP-PKK Distrik Mimika Barat Tengah
  19. Badan Pengurus TP PKK Tingkat Kampung.
  20. Perwakilan Tokoh Adat.
  21. Perwakilan Tokoh Agama.
  22. Perwakilan Tokoh Masyarakat.
  23. Perwakilan Tokoh Pemuda.
  24. Perwakilan Tokoh Perempuan.