Oleh: John NR Gobai – Waket IV DPR Papua Tengah

 

TEMPAT-tempat permainan rolex dan dadu seringkali dilakukan di dekat pasar dan di lokasi keramaian. Tempat-tempat itu sering menjadi tempat keramaian bagi masyarakat, termasuk juga agen-agen penjualan togel guna memperoleh uang secara instan.

Tempat-tempat ini menjadi magnet yang menarik orang-orang dari kampung untuk turun, datang ke ibukota kabupaten dan dapat bermalam beberapa hari bahkan beberapa minggu juga berbulan-bulan, melupakan lahan mereka di kampung halaman yang harusnya kerjakan untuk menjadi sumber pendapatan.

Di tempat-tempat keramaian ini juga kadang-kadang diramaikan lagi dengan kelompok orang yang mabuk-mabukan setelah pesta minuman beralkohol. Barang haram ini juga kadang-kadang menjadi semacam bensin yang menyalakan api kemarahan, untuk sebuah hal yang sebenarnya simple, sederhana yang dapat diselesaikan secara baik. Namun karena otak sudah dikuasai alkohol, masalah menjadi panjang apalagi tersimpan dendam masa lalu.

Minuman beralkohol ini juga memicu kelompok-kelompok masyarakat yang kemudian melakukan aksi pemalangan jalan oleh oknum oknum anggota masyarakat, yang ujung-ujungnya juga berakibat fatal terjadi tindakan-tindakan kekerasan antar masyarakat sipil maupun juga oleh aparat terhadap masyarakat sipil.

Permainan ini juga menjadi sarana memperoleh uang secara instan dari masyarakat yang menarik masyarakat dari kampung datang ke Enarotali, Wakeitei dan Moanemani. Mereka menjadi turis lokal yang datang keliling tiga tempat ini puluhan kali.

Kekerasan di Dogiyai sudah terjadi kemarin. Oleh karena itu, polisi harus dapat mengungkapkan motif dari kasus ini untuk mengetahui secara terang benderang siapa pelaku penembakan atau pembunuhan terhadap  anggota polisi. Dan polisi juga harus mengungkapkan pelaku penembakan terhadap masyarakat sipil yang ada di Dogiyai.