Timika,papuaglobalnews.com – Selpius Bobii, Ketua Umum Front PEPERA Papua Barat melangkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Rabu 18 Maret 2026.

Selpius mengirimkan surat elektronik ini dengan tajuk memiinta “HENTIKAN TEROR KEPADA AKTIVIS KEMANUSIAAN DAN MAJUKAN PERUNDINGAN”

Berikut isi lengkap teks surat terbuka yang diterima redaksi papuaglobalnews.com:

 

Kepada

 

Yth. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

 

Di – Jakarta

 

Dengan hormat,-

Melalui surat terbuka ini kami menyampaikan pandangan dan sikap kami terkait dengan insiden teror bom yang terjadi di Kantor KNPB Pusat.

Insiden teror bom di Kantor KNPB pusat terjadi sebanyak 2 kali. Peristiwa pertama terjadi pelemparan Bom Rakitan atau BOM Molotov yang dilakukan oleh OTK pada tanggal 17 Januari 2026 pukul 03.16 dini hari waktu Papua.

Dalam temuan di tempat kejadian bahwa adanya rencana membakar Kantor KNPB pusat, didapati barang bukti antara lain: 1 gen bensin 5 liter, dan satu kaos tangan. Pelaku pelemparan sempat melarikan diri menggunakan mobil yang diparkir dekat area Kantor KNPB.