Timika,papuaglobalnews.com – Hingga saat ini sudah 184 paket pekerjaan fisik dan jasa konsultan dengan pagu dana Rp600 miliar lebih sudah berkontrak. Sedangkan 179 terdiri dari 158 fisik dan 21 paket jasa konsultan dari 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pagu anggaran Rp700 miliar lebih sementara dikerjakan oleh Pokja Layanan Pengadaan  Secara Elektronik (LPSE) pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Mimika. Mayoritas pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mimika.

Demikian disampaikan Bambang W. Wijacksono, Kepala Bagian PBJ Setda Mimika kepada papuaglobalnews.com, 23 September 2025.

Selain itu, Bambang menyebutkan dirinya kini sementara mempelajari sembilan paket terdiri dari dua jasa konsultan dan tujuh jasa konstruksi yang didelegasikan OPD dengan besar pagu dana Rp18 miliar, namun belum ia lanjutkan ke Pokja untuk proses.

Bambang menambahkan selain paket-paket pekerjaan itu hingga saat ini masih ada 93 paket pekerjaan dengan pagu dana Rp780 miliar lebih belum diserahkan OPD kepada BPBJ untuk diproses.

Dikatakan, apabila 93 paket pekerjaan itu masuk akan dipelajari secara detail apa yang masih kurang yang perlu dilengkapi OPD. Pekerjaan yang masa kontrak lebih dari 60 hari kalender kerja sudah pasti ditolak, mengingat sisa waktu efektif saat ini tinggal 75 hari kerja hingga 15 Desember 2025.

“Kita akan kembalikan kepada OPDnya masing-masing. Tapi paket yang masa kerja jangka waktu maksimal 60 hari, misalnya pengecoran jalan lingkungan masih bisa diproses karena pekerjaannya cepat. Sedangkan bangun gedung tetap kita tolak,” jelas Bambang.