Ia mengatakan pemerintah distrik selain mengajukan data, juga bertugas memastikan kondisi rumah calon penerima benar-benar memenuhi kriteria agar tepat sasaran.

Ia mengakui kuota bantuan yang diterima Kabupaten Mimika belum mampu mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat. Sehingga pemerintah daerah masih menunggu kelengkapan data dari distrik untuk diproses sesuai ketentuan.

Setelah seluruh tahapan verifikasi selesai, pemerintah kembali menurunkan tim untuk memastikan kondisi rumah sebelum pekerjaan peningkatan kualitas dimulai.

Abriyanti menyebut nilai bantuan yang diterima setiap rumah diperkirakan sekitar Rp50 juta. Dana tersebut hanya digunakan untuk peningkatan kualitas fisik bangunan.

Ia juga mengungkapkan tantangan pelaksanaan program berada pada wilayah yang sulit dijangkau, terutama di luar kawasan perkotaan. Sebab, anggaran dari kementerian hanya mencakup pekerjaan fisik rumah tanpa mengakomodasi biaya transportasi menuju lokasi. **