“Kita harap pemerintah, investor maupun aparat keamanan dalam bekerja jangan ‘bermain mata’ untuk kepentingan pribadi atau kategori kejahatan,” tegasnya.

Ia berharap nilai-nilai keadilan, kebenaran, kejujuran sesuai objektivitas harus mendapat tempat paling utama menuju tercapainya pembangunan yang mensejahterakan masyarakat dan bangsa sejalan dengan cita-cita bangsa. Karena dalam eksplorasi hasil alam, manusia dihadapkan pada kekuatan alam sendiri dan kekuatan Tuhan sebagai penciptanya.

Dengan demikian, sarannya, pemerintah harus belajar dari kejadian di Sumatera supaya tidak dialami di Papua. Itu terjadi, akibat keserakahan manusia memanfaatkan alam yang berlebihan tanpa memperhatikan keselamatan alam.

“Tempuhlah dengan cara-cara yang baik agar tercapai tujuan. Jagalah Papua, karena semua orang yang ada maupun datang akan menikmatinya tapi dengan jalan yang adil,” pungkasnya. **