“Semua habis dan bersih tanpa sisa, karena semua dari kayu,” tuturnya.

Ia mengakui untuk memadamkan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika telah tiba di lokasi. Namun, masyarakat yang sudah tersulut emosi dan marah menilai petugas terlalu lambat tiba di lokasi sehingga meminta mobil pemadam kembali.

“Warga masyarakat di sini mungkin karena sudah emosi dan marah terlalu lama tunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi akhirnya suruh mereka pulang. Tapi masyarakat di sini tidak tahu bahwa letak Pos Pemadam Kebakaran dengan jarak tempat kejadian cukup jauh, sehingga tidak mungkin tiba dalam waktu cepat. Apalagi jalur sekitar Mapurujaya di malam hari banyak aktivitas masyarakat, mereka pasti tetap hati-hati agar tidak terjadi apa-apa,” jelasnya.

Namun demikian, ia memastikan saat ini situasi dalam kondisi aman dan api telah dipadamkan oleh anggota Polsek Pomako bersama warga setempat. **