Umat Lupa Padamkan Lilin Usai Ibadah, Bangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Pomako Ludes Dilalap Api
“Semua habis dan bersih tanpa sisa, karena semua dari kayu,” tuturnya.
Ia mengakui untuk memadamkan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika telah tiba di lokasi. Namun, masyarakat yang sudah tersulut emosi dan marah menilai petugas terlalu lambat tiba di lokasi sehingga meminta mobil pemadam kembali.
“Warga masyarakat di sini mungkin karena sudah emosi dan marah terlalu lama tunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi akhirnya suruh mereka pulang. Tapi masyarakat di sini tidak tahu bahwa letak Pos Pemadam Kebakaran dengan jarak tempat kejadian cukup jauh, sehingga tidak mungkin tiba dalam waktu cepat. Apalagi jalur sekitar Mapurujaya di malam hari banyak aktivitas masyarakat, mereka pasti tetap hati-hati agar tidak terjadi apa-apa,” jelasnya.
Namun demikian, ia memastikan saat ini situasi dalam kondisi aman dan api telah dipadamkan oleh anggota Polsek Pomako bersama warga setempat. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















