“Sehingga perayaan hari kemerdekaan Indonesia di Tanah Papua kami cap ilegal. Jika mau rayakan, silahkan rayakan di Jakarta, jangan di Tanah Papua,” demikian pernyataan tersebut.

TPNPB Keluarkan Peringatan

Dalam siaran pers yang sama, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga mengeluarkan peringatan kepada orang Papua yang terlibat dalam kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

TPNPB menyatakan bahwa orang Papua yang terlibat dalam kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari agen intelijen militer pemerintah Indonesia atau pihak yang mendukung apa yang mereka sebut sebagai penjajahan dan kolonialisme Indonesia di Tanah Papua.

Dalam pernyataannya, TPNPB bahkan mengancam akan melakukan eksekusi mati terhadap orang Papua yang dianggap terlibat dalam kegiatan tersebut.

Hingga berita ini dipublis belum mendapat tanggapan resmi dari pihak TNI. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.