Dunia melihat karakter menteri NP yang sudah berubah drastis, yang tadinya dijuluki sebagai “macan” dari ufuk Timur untuk membela HAM, kini dengan memakai jubah menteri HAM mengelabui publik tentang bangsamu Papua Barat yang terjajah.

Kehadiranmu di kancah forum-forum Internasional sedang melemahkan posisi bangsa Papua dalam kampanye tentang persoalan HAM. Bangsa-bangsa Melanesia, khususnya para pemimpin MSG yang tadinya mendukung bangsa Papua, kini dukungan mereka melemah, karena ada pula orang Papua tertentu terserap masuk dalam Kabinet Pemerintah Pusat.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Fiji ketika wartawan bertanya: “apakah ada rencana berkunjung ke Indonesia untuk mendorong dialog dengan bangsa Papua?”

PM Fiji katakan bahwa belum ada rencana pemimpin MSG berkunjung ke Indonesia untuk mendorong dialog. Beliau mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua Barat. Ia katakan bahwa ada orang Papua terserap masuk dalam kabinet bahkan menjadi menteri; Tetapi ia juga mengatakan bahwa ada orang Papua yang sedang berjuang untuk merdeka bebas dari Negara Indonesia.

Pernyataan Perdana Menteri Fiji ini sudah menunjukkan bahwa para pemimpin MSG sudah tak percaya kepada orang Papua tertentu yang cari popuralitas, cari makan, dan cari duit dalam Republik konoha ini.

Di Podium Republik konoha, menteri HAM, NP berapi-api bahkan memukul podium untuk merebut kursi presiden Dewan HAM PBB, sementara bangsamu sedang dibantai habis oleh Negaramu yang dikau bela itu.

Dahulu dikau membela rakyat yang tertindas di atas podium massa aksi di jalan jalan, tetapi kini dikau membela Negara yang menindas rakyat bangsa Papua dari atas podium Republik konoha.

Mungkin itu mimpimu di masa mudamu, tetapi cara seperti ini meninggalkan cerita buruk dalam kisah perjuangan bangsa Papua mengusir para penjajah.

Dahulu kita pernah berada di lorong jalan tua, lorong jalan sejarah, lorong jalan membela kebenaran dan keadilan; Tetapi kini menteri HAM, NP dikau nemilih jalan berbeda dan kini menjadi bagian dari penguasa Republik konoha, dan mengambil posisi untuk melawan bangsamu dan para simpatisan di forum forum Nasional dan Internasional dalam isu HAM, hukum dan politik.

Kini dikau menteri NP sedang berjuang agar Indonesia menduduki presiden Dewan HAM PBB untuk memangkas isu HAM Papua di meja Dewan HAM PBB. Itu adalah takdirmu, itu adalah impianmu yang sedang dikau realisasikan. Ataukah pak menteri NP mengejar sesuatu demi kebebasan bangsammu, bangsa Papua?

Jika tidak, maka kita akan meninggalkan cerita yang berbeda pada generasi kini dan generasi bangsa Papua yang akan datang. Mungkin impian kita berbeda. Menteri HAM, NP, selamat membela Republik konoha. Kami juga terus konsisten membela bangsa Papua untuk terbebas dari penindasan Republik konoha.

Tulisan ini datang dari saudaramu yang dahulu respek padamu, dahulu ku menyapa bung NP, tetapi kini ku panggil Pak NP pencinta Republik konoha. ** (Isi tulisan tanggungjawab penulis)