Stunting Masih Jadi Tantangan Serius di Mimika, TPPS Jalani Asesmen Tata Kelola
Ia menjelaskan, asesmen ini juga bertujuan mengidentifikasi kekuatan, tantangan, serta area yang perlu diperbaiki, sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Seluruh peserta diharapkan mengikuti proses asesmen secara terbuka, jujur, dan konstruktif. Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi alat pembelajaran bersama untuk memperkuat kinerja TPPS, meningkatkan kualitas koordinasi lintas sektor, serta memastikan intervensi percepatan penurunan stunting benar-benar menjangkau keluarga dan anak-anak yang paling membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak dapat dicapai oleh satu sektor saja. Diperlukan komitmen bersama, kerja kolaboratif, serta kepemimpinan yang kuat di setiap level.
Pemerintah Kabupaten Mimika menaruh harapan besar agar TPPS mampu menjadi motor penggerak perubahan, memastikan program berjalan efektif, dan membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan asesmen ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola dan kinerja TPPS dalam mewujudkan Mimika yang lebih sehat, lebih sejahtera, dan bebas stunting.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika angka stunting di Mimika, Papua Tengah, mengalami penurunan signifikan dikisaran 9-11 persen dari sekitar 25 ribu anak yang berada dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fokus intervensi pemerintah daerah. Secara persentase, angka stunting di Mimika saat ini tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional 19,8 persen. **


























