Situasi Mimika Barat Tengah–Kapiraya Terkendali, Usai Paskah Warga Tujuh Kampung Kembali ke Rumah
“Bantuan bahan makanan akan diserahkan setelah Paskah sebagai bekal saat mereka kembali ke rumah masing-masing,” jelas Sem.
Ia juga menyampaikan bahwa aktivitas pendidikan di wilayah Kilometer 4 Kapiraya sudah bisa kembali berjalan karena situasi yang semakin aman.
Untuk itu, ia mengimbau para tenaga pendidik segera kembali ke tempat tugas agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berjalan normal.
“Kalau guru-guru sudah kembali, kami akan menggerakkan anak-anak untuk masuk sekolah,” katanya.
Sementara untuk pelayanan kesehatan, Sem memastikan hingga saat ini tetap berjalan lancar.
Lebih lanjut, pemerintah distrik masih menunggu hasil kerja Tim Harmonisasi Kabupaten Mimika yang sebelumnya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat.
Sem menambahkan, pada dasarnya masyarakat tidak menginginkan konflik berkepanjangan. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka lebih fokus bekerja dan menjaga ketenangan.
“Kalau tidak ada gangguan, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan memilih hidup damai,” pungkasnya.
Distrik Mimika Barat Tengah yang beribukota di Kapiraya, terletak antara 137° 36′ 28” Bujur Timur dan 4°40′ 24” Lintang Selatan. Memiliki luas wilayah 2.265 km2 . Distrik ini memiliki 9 Kampung. Kampung-kampung tersebut yaitu Pronggo, Kipia, Mapar, Akar, Kapiraya, Uta, Mupuruka, Wumuka, dan Wakia. **




































