Sinergikan Potensi Wilayah dengan Kebutuhan Infrastruktur, DPUPR Mimika Mulai Bahas Master Plan Pembangunan Kota Kapiraya
Dengan adanya dokumen perencanaan yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Mimika dapat menentukan prioritas pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan sehingga distribusi kesejahteraan dapat menjangkau wilayah tersebut.
“Dokumen perencanaan Kota Kapiraya ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi Kabupaten Mimika, yaitu Mimika yang responsif, transparan, akuntabel, objektif dan berdaya saing menuju Gerbang Emas, yaitu Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera,” jelasnya.
Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan teknis bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola sumber daya serta mengarahkan investasi di wilayah Mimika Barat Tengah.
Dengan perencanaan yang terukur dan fungsional, Kapiraya diharapkan dapat tumbuh menjadi simpul ekonomi pesisir yang tangguh serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, melalui Kepala Bidang Tata Ruang, Sumitro, dalam laporannya menjelaskan, penyusunan master plan Kota Kapiraya dilatarbelakangi oleh posisi wilayah tersebut yang dinilai strategis dan memiliki potensi sumber daya alam cukup besar.
“Kapiraya ini mempunyai posisi yang sangat strategis dan miliki sumber daya alam yang cukup banyak. Sehingga diperlukan keteraturan dan perencanaan kota yang teratur supaya pembangunan ke depan memiliki pedoman yang jelas,” jelas Sumitro.
Ia mengatakan, maksud dari kegiatan tersebut adalah menyusun dokumen perencanaan kawasan secara teknis. Sedangkan tujuannya adalah menghasilkan rekomendasi perencanaan kota yang responsif terhadap kebudayaan masyarakat di Distrik Mimika Barat Tengah serta mendorong pemerataan pembangunan sebagaimana yang telah dicanangkan pemerintah daerah, yakni pembangunan yang dimulai dari kampung.
Pembahasan master plan pendahuluan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menyusun arah kebijakan pembangunan Kota Kapiraya secara lebih terencana, terintegrasi dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan karakteristik wilayah serta kepentingan masyarakat adat setempat.
Distrik Mimika Barat Tengah terdapat 9 kampung yang akses antar-wilayahnya umumnya menggunakan transportasi air atau perahu.
Kesembilan kampung itu yakni, Pronggo, Kipia, Mapar, Akar, Wumuka, Kapiraya, Uta, Mupuruka dan Wakia. **





















