Timika,papuaglobalnews.com – Serapan APBD Kabupaten Mimika dari Januari hingga Agustus 2025 masih rendah sebesar Rp1,8 triliun atau 30 persen dari total Rp6,3 triliun.

Marthen menyampaikan masih rendahnya penyerapan anggaran ini karena adanya kendala faktor eksternal dan internal.

Ia menyebutkan beberapa faktor penyebab yang menjadi kendala rendahnya penyerapan adalah pergantian sistem pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), keterlambatan penginputan oleh OPD ke SIRUP, banyaknya OPD sehingga terjadi antrean dalam penginputan. Karena sebelum masuk tahap pelelangan dan penetapan pemenang harus melewati beberapa tahapan.

Kendala lain sebut Marthen, pihak OPD kurang merespons cepat melakukan menginputan data kontrak, pihak ketiga yang pekerjaannya sudah berkontrak belum mengajukan pembayaran uang muka bekerja masih menggunakan dana sendiri.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.