Rekrut Tenaga Kerja, Viktor Kabei Minta PT Redpath Utamakan OAP
Selain itu, Viktor mengapresiasi program pelatihan kerja bersertifikasi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) sejak tahun 2023 hingga 2025. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Kita tidak ingin putra-putri Papua hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Mereka harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan,” tegasnya.
Ia juga berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan kerja, termasuk yang terlibat dalam kegiatan job fair dan exhibition yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada 2023, dapat diberikan kesempatan kerja, khususnya di PT Redpath Indonesia.
Lebih lanjut, Viktor meminta agar hasil proses rekrutmen tenaga kerja diumumkan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi.
Menurutnya, pembukaan peluang kerja secara adil dan terbuka akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Mimika.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika tahun 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 13 persen, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai lebih dari 14 persen. Meski demikian, angka tersebut masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.
Sementara itu, data BPS terbaru per Agustus 2025 mencatat jumlah penduduk bekerja di Kabupaten Mimika mencapai 142.836 orang, meningkat 2.841 orang dibandingkan Agustus 2023.
Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada pada angka 6,7 persen. Peningkatan jumlah penduduk usia kerja juga menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan lapangan pekerjaan ke depan. **




































