Viktor Kabei, SE. (Foto – Istimewa)

 

Timika,papuaglobalnews.com – Pemerhati dinamika ketenagakerjaan di Kabupaten Mimika, Viktor Kabei, S.E., meminta PT Redpath Indonesia agar mengutamakan perekrutan tenaga kerja dari kalangan putra-putri Orang Asli Papua (OAP) untuk ditempatkan di area kerja PT Freeport Indonesia.

Menurut Viktor, prioritas kepada tenaga kerja OAP penting dilakukan. Jika tidak tersedia pelamar dari OAP, barulah kesempatan dapat diberikan kepada pelamar non-Papua.

“Perusahaan harus lebih mengutamakan putra-putri OAP. Jika memang tidak ada, baru dibuka untuk pelamar dari luar Papua,” tulis Viktor dalam rilisnya kepada papuaglobalnews.com, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menilai, kebutuhan tenaga kerja di lingkungan PT Freeport Indonesia, khususnya melalui perusahaan kontraktor seperti PT Redpath Indonesia, terus meningkat seiring perkembangan aktivitas pertambangan.

Viktor juga menyoroti proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan PT Redpath Indonesia melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) sebagai langkah positif. Mekanisme ini dinilai telah mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri.

Program tersebut meliputi pendaftaran pencari kerja, penyediaan informasi pasar kerja, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja.

Ia berharap proses ini dapat terus berjalan secara transparan dan memberikan kemudahan bagi pencari kerja lokal, khususnya OAP.