“Kami sangat menyambut baik program ini karena membantu kami dan masyarakat, termasuk dalam peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Gerson saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/11/2025).

Gerson menambahkan bahwa pihak kelurahan masih menunggu pemberitahuan resmi dari DLH untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Setelah ada kepastian, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga di 16 RT.

Menurutnya, sampah yang akan dijual harus dipilah sesuai jenisnya, misalnya botol plastik dipisahkan dari tutup dan labelnya. Setiap jenis sampah memiliki nilai harga yang berbeda.

Sampah yang telah dikumpulkan warga selanjutnya akan dijemput oleh petugas untuk dilakukan penimbangan.

Dampak Ekonomi dan Kebersihan Kota

Gerson berharap masyarakat dapat memanfaatkan program jual sampah dapat cuan ini karena memberi dua manfaat sekaligus, kebersihan kota dan peningkatan ekonomi warga.

Ia menyebutkan jumlah penduduk di Kelurahan Inauga berdasarkan data Pilkada 2024 mencapai sekitar 15 ribu jiwa.

“Kalau semua punya komitmen yang sama untuk menjaga kebersihan, program ini sangat baik. Kita dapat dua manfaat, kota bersih dan warga dapat uang atau sembako,” pungkasnya. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.