Muara Pulau Tiga Harus Dikeruk Demi Kelancaran Pelayaran KM Sabuk Nusantara 114 Layani Masyarakat Jita
John NR Gobai foto bersama saat Kapal Perintis Sanus 114 berlabuh di Dermaga Sipu-Sipu tahun lalu. (Foto – Istimewa).
Oleh: John NR Gobai (Waket IV DPR Provinsi Papua Tengah)
MASYARAKAT Distrik Mimika Timur Jauh, Jita, dan Agimuga, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kerap menghadapi kendala transportasi laut menuju kampung halaman mereka.
Karena itu, kami mengupayakan agar Kapal Perintis Sabuk Nusantara (Sanus) 114 dapat melayani rute menuju Dermaga Sipu-Sipu, Distrik Jita. Kehadiran KM Sabuk Nusantara 114 diharapkan membantu mobilitas masyarakat dari kampung ke Kota Timika maupun sebaliknya. Namun dalam praktiknya, aktivitas pelayaran masih terganggu akibat sejumlah titik pendangkalan.
Pendangkalan sungai dan pesisir laut di wilayah timur Mimika kerap menghambat perahu maupun speedboat. Tidak jarang motoris dan penumpang terpaksa turun mendorong perahu saat kandas di area dangkal yang sulit dilalui.
Situasi tersebut mendorong saya, saat masih menjabat sebagai anggota DPR Papua, memperjuangkan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta agar kapal perintis dapat berlabuh di Dermaga Sipu-Sipu. Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil.
Sejak Januari 2025, KM Sabuk Nusantara 114 mulai melayani pelayaran di pesisir selatan, dari Pelabuhan Pomako Timika menuju Sipu-Sipu, Agats hingga Merauke, ibu kota Provinsi Papua Selatan.
Pada pelayaran perdana menuju Distrik Jita, masyarakat menyambut kapal tersebut dengan penuh sukacita. Bahkan prosesi adat digelar di Dermaga Sipu-Sipu saat kapal hendak berlabuh.



































