Membangun Karakter Kelola Lingkungan Sejak Dini, DLH Gandeng Guru Sejumlah Sekolah di Mimika
Timika,papuaglobalnews.com – Dalam upaya membangun karakter peduli lingkungan sejak dini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika menggandeng para guru dan lembaga pendidikan dari sejumlah sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP di Kabupaten Mimika.
Upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan tersebut dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang lingkungan hidup bagi lembaga pendidikan yang digelar di salah satu hotel di Timika, Jumat 21 Aguatus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya melalui lingkungan sekolah yang dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan kebiasaan peserta didik sejak dini.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Mimika, Santi Sondang, mengatakan pendidikan lingkungan hidup harus menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Mimika yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, tanggung jawab dan kecintaan terhadap lingkungan.
“Saya berharap melalui sosialisasi ini akan lahir komitmen bersama dari seluruh lembaga pendidikan untuk melakukan langkah-langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, nyaman, hijau dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan di masing-masing sekolah sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah maupun masyarakat.
Bupati menegaskan, lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Karena itu, lingkungan yang bersih, sehat, aman dan lestari bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat untuk membentuk karakter, sikap, kebiasaan dan tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta sosialisasi dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menciptakan dan mengembangkan lingkungan sekolah yang berwawasan lingkungan.
Hal tersebut dapat dilakukan melalui pengelolaan kebersihan sekolah, pengurangan dan pengelolaan sampah, penghijauan, penghematan energi dan air, serta pembentukan perilaku seluruh warga sekolah yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Bupati juga menekankan sekolah berwawasan lingkungan tidak cukup hanya terlihat bersih dan hijau secara fisik. Hal yang lebih penting tumbuhnya budaya dan kesadaran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Guru, lanjutnya, memiliki peran penting sebagai teladan bagi peserta didik. Sementara peserta didik diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat membawa kebiasaan positif tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Tenaga kependidikan juga memiliki peran penting dalam membangun dan membiasakan perilaku positif di lingkungan sekolah.
“Kabupaten Mimika memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang sangat besar. Karena itu, kekayaan tersebut harus dijaga dan dilestarikan bersama melalui kesadaran dan tindakan nyata, termasuk dari lingkungan pendidikan,” pesan Bupati.
Hadir pada kegiatan Sekretaris DLH Mimika Ramli, Devota Leisubun Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan. **





















