Timika,papuaglobalnews.com – Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua I Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (LEMASKO), mengapresiasi kerja nyata yang ditunjukkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Mimika, Ny. Zusi Rettob bersama Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Kemong, dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat di kampung-kampung.

Apresiasi tersebut disampaikan Marianus kepada redaksi papuaglobalnews.com melalui sambungan telepon pada Selasa 2 Juni 2026.

Putra Kamoro itu mengungkapkan bahwa sejak puluhan tahun lalu, baru kali ini pada masa kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, TP-PKK Mimika benar-benar bekerja mendukung program pemerintah sesuai visi dan misi membangun dari kampung ke kota.

“Gebrakan seperti itu yang selama ini masyarakat di kampung-kampung tunggu, bukan hanya fokus di kota. Masyarakat Papua, terutama Suku Kamoro dan Amungme, lebih banyak menetap di wilayah pesisir dan pegunungan,” katanya.

Sebagai tokoh masyarakat Kamoro, Marianus menaruh harapan besar agar setiap kali TP-PKK Mimika turun ke kampung maupun distrik, mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, pemuda, serta pemerintah setempat. Dukungan tersebut penting untuk mengajak kaum perempuan di kampung-kampung agar turut ambil bagian dalam berbagai program pembinaan dan pendampingan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Marianus juga melihat gerakan sosialisasi yang disertai pengembangan program penanaman kelor dalam setiap kunjungan kerja ke distrik sebagai upaya menyiapkan alternatif ketahanan pangan keluarga. Tanaman kelor atau yang biasa disebut “merungge” memiliki kandungan gizi dan protein yang tinggi serta dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, termasuk sayur bening.

“Kita harap gerakan-gerakan sosial dalam bentuk pendampingan dari TP-PKK Mimika ini dapat memberikan motivasi bagi mama-mama Kamoro dan Amungme dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, mereka juga dapat dilatih mengolah pangan lokal seperti sagu, ikan, kepiting, dan udang menjadi makanan yang lebih bervariasi dan mengandung nilai gizi tinggi,” pungkasnya. **